Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Wagub Bali Pantau Persiapan Penyambutan Raja Salman

Jumat 03 Mar 2017 14:15 WIB

Red: Bayu Hermawan

Wagub Bali Ketut Sudikerta menerima pendukungnya di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (20/6).

Wagub Bali Ketut Sudikerta menerima pendukungnya di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (20/6).

Foto: Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG -- Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta memantau persiapan penyambutan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud di Bandar Udara International Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Jumat (3/3).

Sudikerta selain meninjau bandara, juga memantau sepanjang rute perjalanan dari bandara menuju hotel tempat menginap Raja Salman dan rombongan di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung.

"Persiapan untuk menyambut kedatangan Raja Arab Saudi sudah matang semua, dari sisi penjemputan, transportasi, akomodasi sudah matang semua. Saat ini juga sudah dilaksanakan gladi bersih sebanyak tiga kali," ujar Sudikerta usai mengikuti gladi persiapan tersebut.

Menurut orang nomor dua di Bali itu, persiapan terus dimantapkan mulai dari prosesi penyambutan, iring-iringan perjalanan, hingga tempat lokasi menginap, guna memberikan yang terbaik kepada tamu kenegaraan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sudikerta juga mengajak masyarakat untuk menyambut kedatangan Raja Arab Saudi dengan suasana kedamaian dan keharmonisan.

"Dengan demikian, kedatangan Beliau (Raja Salman-red) ke Bali dapat menikmati keindahan panorama Pulau Bali dengan baik," ucapnya.

Sudikerta menambahkan, Raja Salman setibanya di Bandara Ngurah Rai pada Sabtu (4/3) petang akan disambut oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Bali terkait, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta perwakilan dari umat lintas agama.

Selain itu, di bandara juga akan ditampilkan Tari Pendet sebagai tari penyambutan yang akan dibawakan oleh 50 penari cilik. Tari Pendet yang ditampilkan pun tidak ada perubahan, tetap Tari Pendet seperti biasanya, dari segi busana dan sebagainya, serta akan diiringi oleh gamelan langsung. Tari Pendet jika dilihat asal usul penciptaannya memang dibuat untuk penyambutan tamu agung.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA