Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

DPR Yakin Hubungan Indonesia-AS akan Lebih Baik di Masa Trump

Jumat 20 Jan 2017 18:02 WIB

Red: Esthi Maharani

Donald Trump

Donald Trump

Foto: Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan optimistis setelah pelantikan Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump, hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat akan lebih baik. Menurut Taufik, penilaian kontroversi yang sering dialamatkan kepada Trump merupakan bagian dari karakteristik kepemimpinan dalam merespons kondisi saat ini. Meski demikian, kata dia, nilai-nilai dan prinsip-prinsip demokrasi tetap menjadi landasan rasional dalam menentukan kebijakan.

"Donald Trump dikenal sebagai sosok yang kontroversial. Namun Trump sebagai Presiden, tentu akan meneruskan tradisi pemerintahan di Amerika Serikat sebelumnya dengan pola-pola kepemimpinan yang selama ini menjadi rujukan," kata Taufik Kurniawan, Jumat (20/1).

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan, Indonesia sebagai negara berdaulat dan memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas dan ektif serta menjunjung tinggi kedaulatan negara-negara lain dalam menjalankan roda pemerintahannya, maka seharusnya bangsa Indonesia menghormati apapun yang menjadi kebijakan Trump di masa yang akan datang.

Di sisi lain, Taufik juga meyakini Trump memiliki kearifan tersendiri dalam menentukan kebijakan-kebijakannya yang tidak akan merugikan kondisi dan stabilitas pmerintahan dalam negerinya. Karena itu, kata dia, kekhawatiran banyak pihak yang ada selama ini tidak perlu dibesar-besarkan apalagi menjadi kekhawatiran yang menggelisahkan bangsa Indonesia.

"Joko Widodo dan Pemerintah Indonesia sering mengungkapkan bahwa fondasi perekonomian Indonesia cukup kuat dalam menghadapi situasi global saat ini.

Menurut Taufik, meskipun adanya kekhawatiran tentang kebijakan ekonomi Donald Trump yang setiap saat dapat menimbulkan gejolak global terkait pemangkasan pajak, kenaikan suku bunga, hingga proteksionisme perdagangan, namun daya tarik ekonomi dalam negeri Indonesia tetap menjadi alternatif bagi negara-negara lain.

Selain itu, kata dia, meskipun Amerika Serikat merupakan salah satu kiblat ekonomi dunia, tapi kebijakan Trump tidak serta-merta mempengaruhi ekonomi global dalam waktu dekat.

"Indonesia harus terus optimis dalam memandang keberadaan Trump sebagai Presiden Amerika Serikat," katanya.

Taufik juga meyakini, hubungan Indonesia dan Amerika Serikat akan lebih baik di masa mendatang.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA