Sunday, 9 Zulqaidah 1439 / 22 July 2018

Sunday, 9 Zulqaidah 1439 / 22 July 2018

Habibie: Saya Ditawarkan Pindah Warga Negara, Tapi Saya Katakan tidak

Jumat 09 December 2016 07:40 WIB

Red: Teguh Firmansyah

BJ Habibie

BJ Habibie

Foto:

Prestasi dan ide-ide cemerlang dalam pengembangan teknologi pesawat terbang dan perkapalan, pemerintah Jerman memberikan fasilitas visa, izin tinggal dan bekerja seumur hidup kepadanya.

Dalam buku "Habibie dan Ainun" juga dijabarkan bagaimana, Pemerintah Jerman menawarkan status kewarganegaraan. Namun sekali lagi Habibie menolak tawaran itu karena persoalan etik dan moral.

"Saya pernah menolak tawaran untuk menjadi warga negara Jerman karena nilai moral dan etik tak dapat menerima tawaran tersebut. Sehingga sebagai jalan tengah saya bersama istri diberi izin tinggal dan bekerja seumur hidup di Departemen Pertahanan Jerman," tutur Habibie.

"Saya selalu menganggap keberadaaan saya di tanah rantau sebagai masa transisi untuk mencari pengalaman. Pengalaman ini saya perlukan untuk kelak dapat membantu bangsa saya dalam perjuangan yang sedang mereka laksanakan."

Seorang anggota PPI mengaku terinspirasi dengan pengalaman dan kontribusi Habibie kepada bangsa. "Saya sangat terinspirasi oleh sikap beliau yang sangat kuat untuk senantiasa berkontribusi kepada bangsa dan negara, dengan harus pulang ke Indonesia dan mengabdikan ilmu yang telah didapatkan untuk kemajuan negeri," ujar Dwi Hartanto, calon doktor dari TU-Delft yang saat ini juga mendapat iming-iming serupa dengan Prof Habibie.

Dipicu film "Rudy" beberapa mahasiswa pun tergelitik mengajukan pertanyaan tentang cerita film tersebut. Salah satu tentang kisah hubungan dengan beberapa gadis cantik yang menaruh perhatian kepada Habibie muda.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA