Wednesday, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Wednesday, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Dua Ilmuwan Raih 'Merck-i3L Life Sciences Award'

Kamis 24 Nov 2016 12:56 WIB

Red: Hazliansyah

Dua ilmuwan peraih

Dua ilmuwan peraih "Merck-i3L Life Sciences Award"

Foto: IST

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kompetisi yang diselenggarakan sebagai penghargaan bagi para ilmuwan Indonesia dalam mengembangkan pengetahuan dan produk-produk baru di bidang life sciences, "Merck-i3L Life Sciences Award" mengumumkan pemenang.

Adalah dua ilmuwan tanah air, Prof. Dr. dr. Loeki Enggar Fitri, M.Kes., Sp.Park dan Dr. Riza Arief Putranto, DEA yang keluar sebagai pemenang.

Keduanya menjadi yang terbaik berkat risetnya masing-masing yakni "Analysis of Eponemycin (α’-β’ epoxyketone) Analogous Compounds from Streptomyces hygroscopicus subsp. Hygroscopicus Extracts and Its Anti-Plasmodial Activity" oleh Loeki dan "Development of Protease Inhibitor-Based Antimicrobial Agent From Hevea brasiliensis (Rubber Tree) Latex" oleh Riza.

“Kami berterima kasih kepada seluruh ilmuwan Indonesia yang telah mengikutsertakan riset ilmiahnya dalam Merck-i3L Life Sciences Award. Kami percaya riset ini akan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk dan jasa inovatif yang terus meningkat," ujar Dr. Martin Feulner, Presiden Direktur PT Merck Chemicals and Life Sciences.

Martin mengatakan, kompetisi tersebut dibuka untuk seluruh ilmuwan warga negara Indonesia, baik ilmuwan profesional, mahasiswa pascasarjana dan pengajar; dan ilmuwan dari institusi negara maupun swasta.

“Berkolaborasi bersama Merck dalam Merck-i3L Life Sciences Award merupakan sebuah bentuk komitmen kami untuk melahirkan ilmuwan-ilmuwan baru yang dapat memberikan manfaat positif bagi kehidupan masyarakat melalui inovasinya di bidang sains,” tutur Matteo Morello, Ph.D, Director of Academic Affairs at i3L.

Prof. dr. Amin Subandrio W. Kusumo, Ph.D., SpMK selaku Ketua Dewan Juri Merck-i3L Life Sciences Award mengatakan proses seleksi dilakukan berdasarkan beberapa parameter. Diantaranya proses dan eksekusi riset, kreativitas dan keaslian ide (orisinalitas), serta potensi pengaruh penelitian bagi kehidupan masyarakat dan industri life sciences.

“Terlepas dari potensi life science yang sangat tinggi di negara kita, penelitian ilmiah yang dilakukan oleh ilmuwan Indonesia masih tergolong sedikit. Merck-i3L Life Sciences Award merupakan kesempatan berharga bagi para ilmuwan life science Indonesia untuk unjuk gigi. Saya optimis akan semakin banyak ilmuwan Indonesia yang akan mengikuti kompetisi life sciences di masa yang akan datang,” ungkap

Dua pemenang utama berhak mendapatkan hadiah berupa produk dan uang dengan total nilai enam puluh juta rupiah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA