Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Megawati Serukan Pers Jangan 'Kompor'

Selasa 22 Nov 2016 01:11 WIB

Red: Didi Purwadi

Presiden Jokowi dan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Sukarnoputri memberikan keterangan pers di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/11)

Presiden Jokowi dan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Sukarnoputri memberikan keterangan pers di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/11)

Foto: Halimatus Sa'diah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, meminta media massa di Indonesia agar dapat menyejukkan situasi di masyarakat. Situasi kini sedang bergejolak akibat pernyataan Basuki Tjahaja Purnama yang diduga menistakan agama.

"Saya berulang kali meminta kepada media dan pers bahwa jangan juga ikut memanas-manasi," ujar Megawati saat jumpa pers bersama Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Megawati menyatakan kecemasannya jika terdapat berita yang dapat semakin membuat 'panas' keadaan di masyarakat. Menurut Megawati, tidak semua warga yang ikut pada aksi damai 4 November mengerti tujuan demonstrasi itu.

Sementara itu, Presiden Jokowi mengatakan dinamika politik di masyarakat menjelang Pilkada 2017 merupakan hal biasa. Dia hanya khawatir jika dinamika tersebut disalahgunakan oleh aktor politik ataupun pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah NKRI.

"Sudah biasa, tapi yang paling penting sekali lagi jangan merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia, jangan melemahkan Bhinneka Tunggal Ika kita, apalagi merongrong Pancasila," kata Jokowi.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA