Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

MUI Ingatkan Pelaku Karhutla Soal Hukum Tuhan

Rabu 14 Sep 2016 06:18 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Esthi Maharani

MUI

MUI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru saja mengeluarkan fatwa tentang pembakaran hutan dan lahan. Fatwa itu diharapkan bisa memompa kesadaran umat tentang kejahatan lingkungan.

Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LPLHSDA) MUI, Hayu Susilo Prabowo, mengaku akan menjadikan fatwa haram pembakaran hutan dan lahan jadi gerakan moral umat. Ia berharap fatwa itu mampu menjadi pemicu munculnya kesadaran umat, sehingga memahami betul pembakaran hutan dan lahan merupakan kejahatan.

"Mereka mungkin bisa bebas dari hukum dunia, tapi tidak bisa bebas dari hukum Allah SWT," kata Hayu, Selasa (13/9).

Ia menerangkan, tindak lanjut MUI dari adalah dengan melakukan sosialisasi ke semua daerah di Indonesia, tentu melalui dakwah yang disampaikan dai, mubaligh dan ulama. Bahkan, lanjut Hayu, MUI berencana membangun dai konservasi yang tujuannya menjadikan dakwah lingkungan, dapat disampaikan dan diterima seluruh masyarakat Indonesia.

Hayu menjelaskan, dakwah sendiri memiliki dua bentuk yaitu lisan dan aksi, dan fatwa ini dimaksudkan bisa menjadi dakwah lisan yang bertingkat menjadi aksi, tentu dengan merubah perilaku umat. Maka itu, ia menekankan yang terpenting dari dikeluarkannya fatwa ini adalah mampu memancing kesadaran, dan merubah perilaku umat kepada alam.

"Jadi bukan cuma edukasi, tapi yang terpenting diimplementasikan kepada umat," ujar Hayu.

Terkait fatwa sendiri, ia menambahkan dikeluarkannya fatwa merupakan hasil pengajuan Kementerian LHK sejak Januari lalu, dan tingkat urgensi lingkungan hidup dengan pertimbangan Al Qur'an dan hadits. Ini merupakan fatwa ketiga tentang lingkungan yang dikeluarkan MUI, setelah sebelumnya mengeluarkan fatwa lingkungan, sampah dan satwa.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA