Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

AHM-Sinergi Foundation Luncurkan Pemberdayaan Ekonomi Bagi Difabel

Rabu 22 Jun 2016 17:19 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

AHM dan Sinergi Foundation merilis program pemberdayaan untuk kaum difabel.

AHM dan Sinergi Foundation merilis program pemberdayaan untuk kaum difabel.

Foto: Sinergi Foundation

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sinergi Foundation dan CSR PT Astra Honda Motor (PT AHM) meluncurkan program kemitraan 'Berbagi Bersama Sahabat Satu Hati'. Program pemberdayaan berupa usaha produktif beras ini melibatkan Kelompok Kreativitas Difabel (KKD) Kiaracondong Bandung sebagai mitra.

Anwar selaku ketua KKD mengatakan usaha produktif beras ini bisa lebih jauh menopang bisnis kaki palsu komunitas. Progam pembuatan kaki palsu oleh KKD ini sebelumnya telah berjalan selama enam tahun.

Dalam programpemberdayaan ini, Sinergi Foundation berperan sebagai pendamping dan pemantau keberjalanan usaha tersebut. Suplai beras nantinya akan mengandalkan hasil dari dua lumbung desa di bilangan Tasikmalaya dan Subang, yang juga merupakan binaan Sinergi Fundation.

Nantinya, keuntungan bersih dari penjualan ini dibagi tiga bagian. Sebanyak 40 persennya digulirkan untuk sosial, sebagai subsidi produksi kaki palsu. Sebanyak 30 persen untuk pengelola, sisanya untuk pengembangan usaha.

Sinergi Foundation Salurkan THR untuk Petani Dhuafa

Deputy Head of Corporate Communication PT AHM, Achmad Muhibbudin berharap melalui program ini bisa mendorong daya kreasi komunitas difabel. "Ini baru langkah awal. Jika program ini terbukti berhasil memberikan manfaat bagi komunitas difabel, AHM siap membantu mereka di kegiatan yang lebih kreatif,” tuturnya, di RM Ampera Pasteur, Selasa (21/6).

Ia mengungkapkan, ini bukan kali pertama CSR PT AHM membuat program untuk kaum disabilitas. Sebelumnya, mereka sempat membantu civitas difabel di kampus UIN Yogyakarta. Atas kegiatan pemberdayaan sosial di Bandung kali ini, katanya, bisa memperluas kesempatan CSR PT AHM untuk memfasilitasi potensi kaum difabel sebaik mungkin.

Direktur Fundraising Sinergi Foundation Asep Irawan mengatakan usaha beras dipilih dengan pertimbangan konsumsinya yang masih besar di lingkungan masyarakat. Pengadaan beras pun, dipermudah dengan suplai langsung dari mitra Lumbung Desa Sinergi Foundation di Tasikmalaya dan Subang.

“Dan yang menarik, program kemitraan ini memiliki multiplier effects. Pertama, menyejahterakan para mitra KKD. Kedua, penambahan modal bisnis untuk mereka. Ketiga, sebagian keuntungannya digunakan untuk program sosial kemasyarakatan, yaitu pemberian kaki palsu bagi yang membutuhkan,” jelasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA