Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Erikson: Aneh Jika Rooney tak Bersama Timnas Inggris

Ahad 27 Mar 2016 00:03 WIB

Rep: Bambang Noroyono / Red: Angga Indrawan

Wayne Rooney

Wayne Rooney

Foto: EPA/MORELL

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mantan Pelatih Timnas Inggris, Sven Goran Erikson menilai penerusnya saat ini, Roy Hodgson salah langkah jika tak memasukkan penyerang Manchester United (MU) ke dalam skuat utama negara itu untuk Piala Eropa 2016. Erikson mengatakan, pemain 30 tahun itu masih tangguh untuk berada di skuat kebanggaan masyarakat Inggris. 

Erikson mengatakan, dirinya tak percaya jika Hodgson masih mempertanyakan tempat untuk Rooney. "Setiap tim di kompetisi apapun menginginkan Rooney. Aku katakan kepada anda, dia (Rooney) masih sangat baik," ujar dia, seperti dilansir Triball Football, Sabtu (26/3).

Pelatih 68 tahun itu bahkan mengatakan, Rooney pun juga masih pantas menyandang gelar kapten lapangan Timnas Inggris. Itu karena, dibandingkan pemain di Inggris lainnya, yang belum punya pengalaman sebanding dengan Rooney. "Secara teknis dia masih sangat bagus dan punya permainan yang tinggi," sambung Erikson.

Kebersamaan Erikson pernah terjadi ketika Rooney diminta untuk membela Timnas Inggris pada 2004. Selanjutnya, Rooney pun tak pernah absen membela Timnas Inggris. Namun Piala Eropa 2016 kali ini menjadi suram baginya. Kondisi cedera membuat Hodgson belum memutuskan nasib Rooney dalam skuat utama Timnas Inggris menuju Piala Eropa Prancis, Juni mendatang.

Para pengamat sepak bola di Inggris, pun terbelah soal nasib Rooney tahun ini. Setelah dianggap tak lagi punya pengaruh di Manchester United (MU), sejumlah pengamat mengatakan, Rooney sudah mulai tumpul ketika generasi sepak bola di Inggris memunculkan talenta-talenta baru yang juga memiliki permainan yang apik dan pantas bergabung di Timnas Inggris untuk Piala Eropa tahun ini.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA