Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Jokowi: Titik Api Sudah Muncul Lagi, Segera Antisipasi

Selasa 19 Jan 2016 10:20 WIB

Red: Esthi Maharani

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

Foto: setkab.go.id

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan potensi titik api di beberapa wilayah di Indonesia. Ia pun meminta agar pemerintah daerah (pemda) segera melakukan antisipasi agar kebakaran lahan tak kembali terjadi.

"Titik api sudah mulai muncul lagi. Segera antisipasi jangan sampai meluas. Kita semua harus bergerak. Jangan sampai asap datang lagi -Jkw," katanya lewat akun Twitter pribadinya, @jokowi, yang dikutip Republika.co.id pada Selasa (19/1).

Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Nasional Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/1), Jokowi menyebut kebakaran tahun lalu telah memberikan banyak pelajaran.

“Pertumbuhan ekonomi kita terkoreksi 0,2 dari perhitungan gara-gara masalah kebakaran, masalah asap,” katanya.

Untuk itu, pada 2016, Presiden Jokowi menyampaikan harus ada early warning sebagai deteksi dini terhadap masalah kebakaran hutan dan lahan yang kemudian ditangani dengan cepat oleh aparat terkait.

“Semuanya harus digerakkan untuk mencegah ini. Tidak ada kata-kata untuk tidak, semuanya harus digerakkan,” ujar Presiden menegaskan.

Agar penanganan lebih baik, Presiden juga menegaskan akan ada sistem penghargaan dan hukuman bagi daerah yang tingkat kebakaran hutannya tinggi.

“Yang terbakar semakin banyak, semakin gede, sudah, ganti, copot, yang tadi saya sampaikan, dari sini sampai ke bawah. Yang baik, yang tidak ada, tentu saja promosi. Saya ingin menegaskan bahwa tahun 2016 kita harus betul-betul belajar dari 2015. Kita harus tangani tahun ini lebih baik, lebih sigap, lebih di pencegahan. Jangan biarkan, sekali lagi, api itu membesar,” katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA