Rabu, 6 Rabiul Awwal 1440 / 14 November 2018

Rabu, 6 Rabiul Awwal 1440 / 14 November 2018

PT. Dirgantara Indonesia Siapkan Personil untuk Kerjasama KFX

Jumat 08 Jan 2016 04:22 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Julkifli Marbun

KFX/IFX

KFX/IFX

Foto: defense-studies.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT. Dirgantara Indonesia, Budi Santoso mengatakan pihaknya akan mengirimkan sekitar 300 tenaga ahli ke Korea Selatan dalam kerjasama pembuatan pesawat tempur KFX grade 4.5.

Budi mengatakan kerjasama yang dibangun pemerintah terkait pesawat tempur ini memang sudah direncanakan sejak 2012 silam. Nantinya lima prototype yang menjadi buatan bersama salah satunya akan dibuat di PT. Dirgantara Indonesia, Bandung.

"Prototype terakhir nanti dibuat di dalam negeri. Dalam sharing cost development memang kita 20 persen. Tetapi untuk transfer knowledge kita 100 persen," ujar Budi di Kantor Kementerian Pertahanan, Kamis (6/1).

Budi mengatakan nantinya secara rigid, PT. KAI inc dari Korea Selatan sebagai operator pembuatan akan berkordinasi dengan PT. DI terkait spesifikasi pesawat. Rencananya pesawat tempur tipe 4.5 ini akan setingkat diatas F.16 yang masih pada tipe 4.

Nantinya KFX ini akan dibuat pesawat dengan Radar dan misil di luar. PT. DI dan KAI inc akan membuat pesawat semi seatlh yang bisa bertempur dengan jarak jangkau panjang.

"4.5 itu semi stealth ya, karena kita masih menaruh misile di luar. Nanti kita akan desain pesawat itu seperti pesawat stealth. Kenapa kita ambil semi stealth karena langsung stealth maka akan banyak negara besar yang menghambat program ini," ujar Budi.

Lebih lanjut ia menargetkan pada 2018-2019 ini semua program transfer knowledge dan dua prototype bisa selesai. Jika prototype bisa diselesaikan, maka ia yakin target Menhan yang hendak memproduksi setidaknya dua squardon pada 2025 mendatang bisa terpenuhi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Semangat Adul Menuntut Ilmu (2)

Selasa , 13 Nov 2018, 23:56 WIB