Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Menhan: Andai Bela Negara Empat Tahun Lalu, ISIS takkan Ganggu Indonesia

Kamis 03 Dec 2015 11:16 WIB

Rep: c15/ Red: Angga Indrawan

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan RI, Jendral (Purn) Ryamizard Ryacudu mengatakan ISIS bisa saja tak mengganggu Indonesia. Namun dengan satu catatan, jika program bela negara sudah ada sejak empat tahun lalu.

Ia mengatakan konsep cinta negara yang menjadi salah satu landasan agar warga tak mudah terpengaruh isu isu radikalisme. Sayangnya, masuknya ISIS dan paham radikalisme di Indonesia memang disebabkan salah satunya adalah tak ada rasa bangga dan cinta terhadap negara.

"Andai empat tahun lalu ada bela negara, ISIS tidak akan kaya gini ke Indonesia. Bela negara ini kan artinya cinta sama negara. Kalau gak bela bisa jadi musuh," ujar Mizard, Kamis (3/12).

Mizard mengatakan, ISIS memang saat ini menjadi salah satu ancaman bagi Indonesia. Segala bentuk terorisme khususnya ISIS memang menjadi musuh negara.

 

Mizard mengatakan targetnya adalah 100 ribu warga Indonesia ikut bela negara dan siap menjadi garda depan dalam membela negara. Mizard mengatakan nantinya orang orang yang memang memiliki niat dan kecintaan terhadap negara menjadi aset besar bagi pertahanan negara.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA