Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

BNPB Buat Hujan Buatan di Tiga Provinsi

Ahad 06 Sep 2015 18:08 WIB

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Esthi Maharani

Kebakaran Hutan

Kebakaran Hutan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membuat hujan buatan di Riau, Sumatra Selatan dan Kalimantan Barat. Hujan buatan bertujuan untuk menanggulangi bencana asap yang melanda tiga provinsi tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, ada tiga pesawat Casa 212 yang digunakan untuk menebar hujan buatan. Total ada 115 ton garam disebar ke awan yang berada di Riau, 40 ton garam di Sumatra Selatan dan 22 ton garam di Kalimantan Barat.

Selain hujan buatan, BNPB juga mengerahkan helikopter untuk melakukan pemboman air. Menurut Sutopo, ada 12 helikopter yang bertugas melakukan pemboman air ke titik panas yang tersebar di Riau, Sumatra Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Untuk mempercepat proses pemadaman, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga ikut mengerahkan satu unit pesawat air traktor di Riau.

"Jutaan liter telah dijatuhkan di titik api," kata Sutopo melalui keterangan tertulis, Ahad (6/9).

Selain pemadaman lewat udara, pemerintah juga melakukan pemadaman darat dengan mengerahkan tim gabungan dari BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri dan masyarakat. Lebih dari 1.500 personil dikerahkan untuk memadamkan api di tiap provinsi.

Berdasarkan catatan BNPB, hingga kini bencana asap masih mengepung wilayah Sumatra dan Kalimantan meskipun intensitasnya telah berkurang dibandingkan dua hari yang lalu. Jarak pandang di Pekanbaru tercatat hanya 300 meter. Adapun Rengat dan Pelalawan 200 meter dan Banjarmasin 500 meter.

Enam Gubernur hingga kini masih menyatakan status siaga darurat, yaitu Riau, Jambi, Sumsel, Kalsel, Kalbar dan Kalteng.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA