Sabtu, 8 Zulqaidah 1439 / 21 Juli 2018

Sabtu, 8 Zulqaidah 1439 / 21 Juli 2018

Punya Hubungan Erat dengan Israel, GIDI Langgar Prinsip Politik Indonesia

Senin 20 Juli 2015 14:56 WIB

Rep: C26/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Papan nama Masjid Baitul Mutaqqin, Karubaga, Tolikara.

Papan nama Masjid Baitul Mutaqqin, Karubaga, Tolikara.

Foto: Twitter

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aliansi Nasional Anti Syi'ah (ANNAS) mengkritik organisasi Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) yang dinilainya memiliki hubungan yang erat dengan Zionis Israel. Keterlibatan ini tentu bertentangan dengan prinsip politik luar negeri pemerintah Indonesia.

"Organisasi GIDI memiliki hubungan yang erat dan tak terpisahkan dengan Zionis Israel. Keterlibatan Zionis Israel di Indonesia tentu bertentangan dengan prinsip politik luar negeri Negara Republik Indonesia," kata Ketua ANNAS Athian Ali dalam siaran pers yang diterima ROL, Senin (20/7).

Ia menyebut keterlibatan GIDI dalam jaringan Zionis Israel sebagaimana dalam perjanjian antara Kehilat Ha'seh Al Har Zion (KHAHZ) Jerusalem dengan GIDI tanggal 20 November 2006. Hubungan ini berujung pada teror yang dilakukan pemuda GIDI terhadap umat Islam di Tolikara, Papua saat menjalankan ibadah shalat Idul Fitri beberapa waktu lalu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA