Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Kemenpar akan Buat Kelas Kepariwisataan Bagi Wartawan

Rabu 04 March 2015 10:00 WIB

Rep: c 09/ Red: Indah Wulandari

Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Republika/ Tahta Aidilla)

Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Republika/ Tahta Aidilla)

Foto: Republika/ Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan segera membuat kelas khusus kepariwisataan bagi wartawan untuk menyamakan persepsi antara pemerintah mengenai kepariwisataan.

“Ilmu dasar kepariwisataan penting untuk rekan-rekan media, agar semua memiliki persepsi yang sama,” jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya, Selasa (3/3).

Ia mengatakan, wartawan-wartawan media perlu memiliki latar belakang ilmu kepariwisataan, seperti marketing, operasi hingga sumber daya alam (SDA).

Arief mengakui, media tidak dapat dipisahkan dari dunia industri dan masuk ke dalam salah satu unsur penting dalam perkembangan industri melalui pendekatan pentahelix.

alam pentahelix, terdapat lima unsur penting kerjasama industri, di antaranya akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media.

“Media harus dimasukkan karena berfungsi menyebarkan informasi dan alat kontrol,” ujar Arief.

Ia menegaskan, ilmu dasar kepariwisataan yang akan diajarkan akan berlevel global standard. Dalam level global, Kemenpar akan menggunakan ukuran kepariwisataan UNTWO.

“Karena kalau kita bicara di level regional ASEAN atau di level global itu standarnya akan sama,” ungkapnya.

Kemenpar, kata dia, akan membuat sertifikat resmi dan memilih wartawan terbaik dalam kelas tersebut. Kelas direncanakan akan dilaksanakan diberbagai tempat, seperti Bandung, Bali, Medan, dan Makassar.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Operasi Pasar Telur Ayam 100 Ton

Kamis , 19 July 2018, 17:23 WIB