Wednesday, 26 Rabiul Akhir 1443 / 01 December 2021

Wednesday, 26 Rabiul Akhir 1443 / 01 December 2021

Jika Perang, Indonesia Hanya Bertahan 3 Hari, Mengapa?

Ahad 22 Feb 2015 01:56 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

ucapan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengenai ketahanan energi

ucapan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengenai ketahanan energi

Foto: akun @Ryamizard_R

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akun twitter milik Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, @Ryamizard_R berkicau mengenai ketahanan energi nasional. Ia bahkan mengatakan jika Indonesia berperang hanya mampu bertahan tiga hari.

"Info Militer Dunia menulis: Jika Indonesia Perang, Paling Hanya Bertahan 3 Hari, mengapa?," tutur dia melalui akun @Ryamizard_R. Hal ini lantaran Indonesia tak memiliki ketahanan energi yang cukup baik. Hal ini berbeda dengan negara lain yang memiliki ketahan energi yang baik.

"Saya masih ingat pak susilo (Mantan Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo) berkata "Pesawat tempur kita punya tapi mau diisi bahan bakarnya pakai apa? Pakai air?" ucap dia.

Ia menambahkan saat ini Indonesia hanya memiliki cadangan BBM yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Namun, Cadangan operasional itu pun hanya untuk 17 hari. Berbeda jauh dengan Malaysia yang punya 30 hari, Singapura 50 hari, dan Korea Selatan 50 hari.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA