Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Tiga Jenazah Diduga Korban Air Asia QZ8501 Kembali Ditemukan

Jumat 30 Jan 2015 12:28 WIB

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Winda Destiana Putri

Enam jenazah korban Air Asia QZ 8501 diangkut menggunakan helikopter tiba di Lanud TNI AU Iskandar , Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Kamis (22/1). (Republika/Rusdy Nurdiansyah)

Enam jenazah korban Air Asia QZ 8501 diangkut menggunakan helikopter tiba di Lanud TNI AU Iskandar , Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Kamis (22/1). (Republika/Rusdy Nurdiansyah)

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR --  Perairan Selat Makassar nampaknya menjadi kembali menjadi daerah penemuan jenazah Air Asia. Hingga saat ini tiga jenazah ditemukan di kawasan tersebut.

Informasi dari Kapolda Sulsel, Kombes Endi Sutendi, Pada Kamis, (29/1) sekitar pukul 20.00 WITA telah ditemukan potongan tubuh manusia di pinggir pantai Ling Salewang, kelurahan Sirindu, kecamatan Pamboang, kabupaten Majene oleh Masdalia (37) dan Tajuddin (49).

Kondisi potongan tubuh tanpa kepala dan kaki serta hanya tersisa sebagian kecil daging serta kulit tersebut belum bisa diidentifikasi apa jenis kelaminnya.

Sementara, Jumat (30/1) sekitar pukul 05.00 WITA telah ditemukan potongan kerangka di pinggir pantai Ds Palipi Soreang oleh Juanto (60). Kondisi kerangka tanpa kepala dan kaki, hanya tersisa sebagian kecil daging & kerangka tulang tubuh bagian tulang belakang sampai tulang paha, jenis kelamin pun belum bisa diidentifikasi. 

Namun pada kerangka melekat celana dalam warna merah merk Giordano, celana panjang jeans warna krem merk Giordano, ikat pinggang bertuliskan TW 2008. Pada kantong celana depan, sebelah kanan terdapat potongan kertas booking tiket atas nama Oktaria Wen dan Aris Soetanto.

Sedangkan sekitar pukul 24.00 WITA di hari yang sama juga ditemukan mayat tanpa identitas dipinggir laut dusun Pinrang. Mayat tersebut ditemukan oleh Umar (22). Mayat susah dikenali karena kepala, tangan dan kaki sampai lutut sudah hilang, yang tersisa tulang leher sampai lutut. Kondisi terakhir mayat masih di rumah sakit Lasinrang, setelah selesai shalat Jumat akan di kirim ke RS. Bhayangkara.

Informasi terakhir, untuk jenazah temuan pertama dan kedua sudah di kirim ke Surabaya. Sehingga sudah 4 jenazah yg dikirim untuk dilakukan identifikasi oleh tim DVI di surabaya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA