Kamis, 14 Rabiul Awwal 1440 / 22 November 2018

Kamis, 14 Rabiul Awwal 1440 / 22 November 2018

Jokowi Resmikan Perubahan 11 Perguruan Tinggi Islam

Ahad 21 Des 2014 17:27 WIB

Rep: C60/ Red: Bayu Hermawan

Presiden Jokowi di UGM, Yogayakarta.

Presiden Jokowi di UGM, Yogayakarta.

Foto: Setkab

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo meresmikan perubahan sembilan Sekolah Tinggi Agana Islam Negeri (STAIN) menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan tiga IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Sembilan STAIN yang diubah statusnya adalah IAIN Samarinda, Palangkaraya, Kendari, Manado, Jember, Salatiga, Purwokerto, Palopo, dan Langsa. Sementara tiga UIN yang yang diresmikan adalah UIN Wali Songo, Semarang, UIN Raden Fatah, Palembang dan UIN Medan, Sumatera Utara.

Peresmian dilakukan Presiden di Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, dengan penandatanganan peresmian di atas prasasti.

Peresmian tersebut disaksikan oleh Menteri Agamag Lukman Hakim Saifuddin, sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Duta Besar Negara Sahabat, para pejabat dan Rektor PTAIN.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Saya resmikan sembilan Sekolah Tinggi Agana Islam Negeri (STAIN) yang menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan tiga IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN)," ujar Jokowi.

Dalam arahannya, Presiden menyambut transformasi Perguruan Tinggi Keagamaan baik yang dari institut ke universitas dan dari sekolah tinggi ke institut. Dia ikut berbangga dengan adanya fakultas kedokteran di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

"Alhamdulillah, Saya kira inilah fungsi-fungsi pendidikan Islam dalam rangka memenuhi kebutuhan-kebutuhan negara dan pemerintah dan rakyat yang masih sangat dibutuhkan," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES