Minggu, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Minggu, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Di Video Kristenisasi, Sukarelawan: Pernah Dengar Kabar Baik tentang Yesus?

Senin 10 Nov 2014 05:00 WIB

Rep: Muhammad Iqbal/ Red: M Akbar

video kristenisasi di car free day jakarta

video kristenisasi di car free day jakarta

Foto: youtube

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upaya kristenisasi yang dilakukan sejumlah pihak kepada publik Jakarta terekam saat acara Car Free Day yang digelar di sepanjang jalan Thamrin-Sudirman.

Aksi misionaris itu terekam dalam video berjudul 'Spesial: Kristenisasi Terselubung di Car Free Day Jakarta'. Video yang diunggah pada 3 November 2014 itu dibuat rtk Channel HD dengan durasi 23 menit dan 43 detik. (Baca: Gawat! Ada Video Kristenisasi di Car Free Day Jakarta)

Dalam satu penggalan, upaya misionaris untuk melakukan kristenisasi itu terekam saat seorang sukarelawan berusia paruh baya tengah meyakinkan seorang ibu tua renta berjlilbab perihal kebenaran Yesus. Momentum itu terlihat pada dua pertiga dari proses reportase yang dibuat oleh Rateka Winner Lee.

"Pernah dengar kabar baik tentang Yesus?," ujar sukarelawan itu. 

Mendengar ucapan itu, Rateka sontak menghentikan upaya sukarelawan dengan berkata, "Jangan begitu dong bu.  Dia pakai kerudung kok disuruh percaya sama Yesus?," tanya Rateka.

Sambil berlalu, sukarelawan itu pun meminta maaf. "Jika anda mau melakukan dakwah, apa pun namanya, di tempat umum, lakukanlah dengan fair.  Tidak terselubung seperti itu dan mengincar mereka yang masih muda, labil, belia ataupun orang tua yang memang sudah mudah dihasut atau apapun," kata Rateka. 

"Tadi anda dengar sendiri suara yang terekam bahwa jika dia percaya pada Tuhan Yesus maka dia akan diselamatkan," ujar Rateka. 

Hingga artikel ini dibuat, video tersebut telah dilihat 351.398 kali.  Prokontra pun menyeruak di antara netizen, sebagaimana terlihat pada komentar-komentar yang ada.  

Menanggapinya, Rateka mengatakan,"Saya sangat mengapresiasi komentar2 membangun dan bukan saling menghina atau menjatuhkan. Ekspresi marah atau "gemes" itu wajar, protes dan ketidaksetujuan juga. Sampaikan dengan santun, maka terlihatlah pribadi Anda yang sebenarnya."

Lihat video lengkapnya di sini

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES