Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Peneliti: Twitter SBY Diikuti Banyak 'Follower' Palsu

Senin 08 Jul 2013 10:21 WIB

Rep: Mohammad Akbar/ Red: A.Syalaby Ichsan

Akun Twitter Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Akun Twitter Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Foto: Twitter

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Popularitas Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di dunia Twitter ternyata tidak benar-benar nyata. Hasil riset yang dilakukan Tim Prapancha Research diduga ada sekitar 35 persen follower bodong alias pengikut palsu pada akun SBYudhoyono. 

Dari total 2,7 juta follower akun resmi milik presiden RI tersebut ternyata hanya ada sekitar 972 ribu atau 36 persen saja yang menjadi pengikut aktif.

Cindy Herlinmarta, peneliti dari Prapancha Research, menjelaskan akun palsu biasanya tidak memiliki pengikut dan memiliki satu-dua kicauan 'rekayasa' atau tidak pernah berkicau sama sekali. Sedangkan akun pasif ialah akun dengan pengikut nyata namun tidak pernah berkicau.

''Akun palsu rata-rata tidak memiliki pengikut, tidak atau hanya sedikit berkicau sehingga cukup mudah untuk diidentifikasi,'' kata Cindy dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Ahad (7/7).

Saat ini, kata Cindy, praktek jual-beli akun palsu sudah sangat marak di jagat Twitter. Sejauh pantauan tim peneliti, kata dia, harga jual yang ditawarkan penyedia jasa pengikut palsu merentang dari Rp 10 - 100 per follower.

''Dengan merogoh kocek Rp 50.000, misalnya, kita bisa memperoleh sampai seribu pengikut hanya dalam waktu 24 jam. Tetapi tentu saja akun-akun ini 'tidak memiliki kehidupan','' katanya.

Selain akun @SBYudhoyono, Cindy mengatakan, cukup banyak akun politisi yang dihuni oleh pengikut palsu. Akun Menkominfo Tifatul Sembiring yang dikenal aktif ber-Twitter ternyata tak luput dari para penghuni palsu.

Dari hasil riset diketahui akun milik Tifatul Sembiring itu memiliki 34 persen pengikut palsu. ''Sisanya 43 persen tidak aktif dan hanya 23 persen yang aktif.''

Sementara pengikut @hattarajasa (Hatta Rajasa) diduga ada sebanyak 35 persen yang palsu, 39 persen tidak aktif, dan hanya 26 persen yang aktif.

Begitu juga pada sosok Prabowo Subianto @prabowo08 dan @aburizalbakrie (Abu Rizal Bakrie). Cindy mengatakan sosok Prabowo dan Aburizal itu masing-masing memiliki akun palsu 34 persen dan 27 persen. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA