Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Jepang Targetkan 300 Ribu Mahasiswa Asing Hingga 2020

Rabu 30 Jan 2013 15:59 WIB

Red: Mansyur Faqih

jepang

jepang

Foto: reuters

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Jepang menargetkan menerima mahasiswa asing sebanyak 300 ribu orang. Ini dilakukan dengan membuat program "Global 30" yang menggunakan Bahasa Inggris dalam proses belajar mengajar.

"Global 30 adalah suatu rencana pemerintah menerima 300 ribu mahasiswa asing maksimal hingga 2020," ujar petugas Japan Educational Information Center Representative Office Jakarta, Verawati, Rabu (30/1).

Untuk ini, pemerintah bekerja sama dengan 13 universitas terpilih di Jepang. Baik negeri atau swasta, yang dianggap mampu melaksanakan progam ini.

Perguruan tinggi tersebut yaitu Universitas Tohoku, Universitas Tsubkuba, Universitas Tokyo, Universitas Nagoya, Universitas Kyoto, Universitas Osaka, Universitas Kyushu, Universitas Keiko, Universitas Sophia, Universitas Meiji, Universitas Waseda, Universitas Doshisha, dan Universitas Ritsumeikan.

"Pemerintah Jepang sangat mendukung program ini. Tapi dari segi apa kami tidak bisa menjelaskan karena ini rahasia pemerintah Jepang dengan setiap universitas," jelas Verawati.

Untuk mengetahui tentang program ini, warga Indonesia bisa langsung menghubungi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. Atau ke Japan Student Services Organization (JASSO) yang memiliki perwakilan di Jakarta. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA