Monday, 2 Jumadil Awwal 1443 / 06 December 2021

Monday, 2 Jumadil Awwal 1443 / 06 December 2021

Indonesia pun Minta Grasi ke Negara Lain

Rabu 17 Oct 2012 03:50 WIB

Rep: Esthi Maharani/ Red: Hafidz Muftisany

Marty Natalegawa

Marty Natalegawa

Foto: Reuters/Kham

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah memaparkan upaya untuk meminta grasi pada WNI yang terancam hukuman mati di negara lain.

Hal ini untuk membandingkan pemberian grasi yang dilakukan pemerintah Indonesia terhadap terdakwa dari negara lain yang diberikan hukuman mati.

Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa mengatakan ada banyak WNI di luar negeri yang terancam hukuman mati dan bisa dibebaskan dari hukuman tersebut. “Dari ancaman hukuman mati selama Juli 2011 hingga Oktober 2012, jumlahnya 100 orang.

Dari 100 orang itu, 42 itu tindak pidananya narkoba. Kita mencapai hasil mengurangi hukuman mati mereka menjadi bentuk hukuman lainnya,” katanya, Selasa (16/10). Rinciannya, ada 18 orang di Malaysia, 22 orang di Tiongkok, dan 2 orang di Iran.

Artinya, lanjut Martu, di negara-negara lain pun ada kasus keringanan hukuman mati untuk terdakwa narkoba. Maka, hal tersebut pun lumrah dilakukan di tanah air. “Pendek kata, konteksnya di negara-negara lain pun ada kasus keringanan hukuman mati untuk narkoba,” katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA