Saturday, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 February 2019

Saturday, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 February 2019

JK Kutuk Diskriminasi Muslim Rohingya

Jumat 27 Jul 2012 13:24 WIB

Red: Hafidz Muftisany

Ketua PMI Jusuf Kalla

Ketua PMI Jusuf Kalla

Foto: Agung Supriyanto/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla menyerukan agar Myanmar jangan bertindak diskriminatif terhadap etnis Muslim Rohingya.

"Kita mendukung Rohingya. Myanmar jangan bertindak diskriminatif dengan melakukan tindakan kekerasan dan pembunuhan," seru Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat (27/7).

Indonesia, lanjut dia, bisa berperan dalam menyelamatkan Muslim Rohingya dengan mengambil langkah-langkah diplomasi.

"Pemerintah dalam kerangka ASEAN bisa mendesak Myanmar untuk menghentikan aksi kekerasan terhadap Muslim Rohingya di wilayah itu."

Kendati demikian, lanjut dia, PMI belum ada rencana untuk mengirimkan bala bantuan ke Myanmar karena laporan ASEAN belum memerlukan bantuan.

Sebelumnya, pakar politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti mengatakan Indonesia bisa memainkan peranan penting dalam menyelamatkan Muslim Rohingya di Myanmar melalui kedekatan militer kedua negara.

Menjelang Ramadan, etnis Rohingya di Myanmar mengalami perlakuan tindak kekerasan oleh tentara Myanmar.

Menurut laporan terakhir, hampir 650 dari hampir satu juta Muslim Rohingya tewas selama bentrokan yang terjadi di wilayah barat Rakhine, Myanmar. Sementara 1.200 lainnya hilang dan 90.000 lebih terlantar.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggambarkan komunitas Muslim Rohingya sebagai Palestina dari Asia dan salah satu kelompok minoritas paling teraniaya di dunia.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Konflik Lahan di Jambi

Jumat , 15 Feb 2019, 21:07 WIB