Saturday, 17 Zulqaidah 1440 / 20 July 2019

Saturday, 17 Zulqaidah 1440 / 20 July 2019

Tak Ditemukan, 123 Patok Perbatasan RI-Malaysia di Kapuas Hulu

Sabtu 05 May 2012 11:30 WIB

Rep: Muhamad Fakhruddin/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Satu patok perbatasan RI-Malaysia di Hutan dalam kondisi rusak

Satu patok perbatasan RI-Malaysia di Hutan dalam kondisi rusak

Foto: officialymiss.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, KAPUAS HULU – Sebanyak 123 buah patok perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat tidak ditemukan. Patok yang tidak ditemukan diduga karena tertimbun humus tebal, terbawa longsoran tanah, tertutup semak, atau tertimpa pohon.

Komandan Subkorwil 03/Putussibau, Letkol Inf Jayusman melaporkan kepada Wakil Komandan Jenderal Kopassus, Mayor Jendral TNI Doni Munardo  bahwa tim jelajah patok perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu telah menempuh jarak sekitar 67,3 Kilometer dari total jarak sekitar 370 Kilometer. Jumlah patok yang berhasil didata hingga saat ini sebanyak 530 buah patok  dari total 4040 patok di Kapuas Hulu,” kata Jayusman, Sabtu (5/5).

Dari 530 buah patok yang terdata, sebanyak 452 patok ditemukan dalam kondisi baik dan sebanyak 78 buah sisanya dalam kondisi rusak. Selain itu, tim jelajah patok juga menemukan sejumlah patok yang tergeletak di tanah dan tidak bernomor. Diperkirakan patok tercecer itu merupakan patok cadangan yang disediakan jika terjadi kerusakan pada patok yang sudah terpasang sebelumnya.

Jayusman juga mengungkapkan kendala yang dialami timnya selama penjelajahan, antara lain medan penjelajah yang sangat tertutup hutan lebat, sehingga membutuhkan waktu untuk membuka jalan. Selain itu, tidak adanya jalur untuk pengiriman logisitik penjelajah melalui darat dan sungai, sehingga harus dilaksanakan dengan bantuan helikopter. Serta, kendala sinyal komunikasi karena rimba yang dilalui tim penjelajah merupakan area blank spot. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA