Jumat, 22 Zulhijjah 1440 / 23 Agustus 2019

Jumat, 22 Zulhijjah 1440 / 23 Agustus 2019

Jokowi: 'Esemka' Bukan Odong-Odong

Sabtu 25 Feb 2012 20:11 WIB

Red: Ramdhan Muhaimin

Mobil Kiat Esemka

Mobil Kiat Esemka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menanggapi pemberitaan negatif mengenai buruknya kualitas mobil Esemka, Walikota Solo, Joko Widodo menegaskan bahwa Esemka adalah produk yang teruji kualitasnya.

"Mobil Esemka bukan odong-odong, rancangannya telah dipikirkan baik-baik sejak lima tahun yang lalu," kata Joko Widodo di Kantor Perum LKBN ANTARA di Jakarta, Sabtu (25/2).

Joko Widodo bahkan menantang mobil produksi lain berharga sama untuk adu kualitas.

"Dengan harga Rp95 juta, coba Esemka dijejerkan dengan mobil merk lain, pasti kualitas mobil Esemka lebih baik," kata Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo.

Menjelang uji emisi standar Euro2 yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Serpong, Tanggerang Selatan, awal pekan depan, Jokowi merasa optimistis Esemka bisa lolos.

"Esemka telah berkali-kali diuji coba, saya optimistis mobil ini bisa lolos uji emisi karena nyatanya sampai Jakarta mobil baik-baik saja dan tidak ada kendala," kata dia.

Keberadaan Jokowi di Jakarta adalah untuk mengawal mobil Esemka yang untuk pertama kalinya melakukan uji-jalan jarak jauh dari Solo ke Jakarta, dan selanjutnya akan dilakukan uji emisi standar Euro2 di BTMP Serpong, Tangerang.

Jokowi merasa yakin, mobil Esemka akan mampu berkompetisi di pasar mobil nasional karena harga dan kualitas dinilainya bisa bersaing dengan kendaraan merk lainnya.

"Sekali lagi, Esemka bukan rancangan kemarin sore, tim Esemka di Solo Technopark sangat profesional, mereka telah berkali-kali melakukan riset dan uji coba," kata dia.

Meski begitu, Jokowi mengaku untuk tahap awal, Esemka tidak akan diproduksi secara besar-besaran.

"Target produksi hanya 200 hingga 300 per bulan, dan baru akan tersedia di Solo Raya dengan satu atau dua dealer, kalau sudah mapan baru akan dijual secara nasional. Kami tidak ingin 'kemrungsung' atau tergesa-gesa," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA