Tuesday, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Tuesday, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Masa Kecil Menhut Zulkifli Hasan, Makan Sebutir Telur Dibagi Delapan

Jumat 21 Oct 2011 17:00 WIB

Rep: M Akbar Widjaya / Red: Djibril Muhammad

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan

Foto: Republika/Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, Saat datang ke Rumah Sakit Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, Kamis (20/10), Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan secara tiba-tiba melakukan kunjungan ke Lembaga Pendidikan Insani (LPI) yang letaknya berada persis di seberang rumah sakit, Jalan Raya Parung-Bogor km 40, Kabupaten Bogor.

LPI adalah sebuah lembaga pendidikan yang biaya operasionalnya diambil dari sumbangan donator para pembayar zakat, infaq, dan shodaqoh di Dompet Dhuafa.  Zulkifli mengaku tertarik  dengan LPI karena mendengar seluruh siswa siswi di LPI adalah anak-anak miskin yang 100% lulusannya diterima di perguruan tinggi negeri.

Di sela-sela kunjungan yang serba mendadak tersebut, Zulkifli menyempatkan diri menyambangi salah satu ruang belajar. Sontak guru yang mengajar dan para murid terkejut ketika melihat Zulkifli dan rombongan wartawan mendatangi mereka.

Kepada para siswa yang sedang belajar, Zulkifli bertanya bagaimana pola makan yang diberikan yayasan setiap harinya kepada para siswa.

"Sehari dapat makan berapa kali?' Tanya Zulkifli

"Tiga kali pak," jawab para murid kompak.

"Lauknya apa?, Bergizi tidak?" tanya Zulkifli lagi

"Insya Allah bergizi pak. Pakai daging ayam!" jawab para murid kompak.

Mendengar jawaban tersebut Zulkifli tersenyum. Dia lantas bercerita sedikit tentang kehidupan masa kecilnya. Dahulu ketika kecil Zulkifli mengaku hidup dalam keprihatinan di daerah Lampung Selatan.

Saban hari dia hanya makan nasi dengan lauk telur yang sudah dibagi delapan. Untuk memakannya, tambah Zulkifli, dia terpaksa hanya bisa menciumi bau telur tanpa bisa memakannya. Setelah nasi hampir habis telur itu baru dia makan.

Dari cerita itu, Zulkifli lalu berpesan, agar para murid belajar secara sungguh-sungguh. Para murid tidak boleh kalah dengan dirinya yang ketika kecil hanya makan telur dibelah delapan.

"Kalau saya makan telur bisa jadi menteri. Kalian makan ayam berarti harus bisa jadi presiden," pesan Zulkifli yang langsung disambut jawaban riang para siswa "Siap pak menteri!."

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA