Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

Jusuf Kalla: Mari Dukung Pulau Komodo Lewat SMS

Jumat 07 Oct 2011 16:27 WIB

Red: Siwi Tri Puji B

Jusuf Kalla di Pulau Komodo

Jusuf Kalla di Pulau Komodo

Foto: Yogi Ardhi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR - Mantan Wakil Presiden HM Jusuf Kalla yang menjadi Duta Besar Pulau Komodo, meminta masyarakat mendukung Pulau Komodo melalui pesan singkat (SMS).

"Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, NTT berpotensi menjadi salah satu keajaiban dunia dalam pemilihan 'New 7 Wonder' tahun ini," kata Kalla seusai mengikuti shalat Jumat di Masjid Al Markaz Al-Islamy, Makassar, Jumat.

Melalui ceramah singkatnya di depan ratusan jamaah, dia meminta agar semua jamaah mengangkat telepon selulernya kemudian mengirimkan SMS untuk mendukung Pulau Komodo menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Menurut putra daerah Sulsel ini, dengan terpilihnya Pulau Komodo menjadi salah satu keajaiban dunia, maka akan memberikan dampak positif pada sektor pariwisata di daerah itu. "Pulau Komodo dapat menjadi Pulau Bali kedua yang terkenal di mancanegara, karena aset yang dimilikinya," katanya.

Sementara implikasi dari hal itu, lanjut dia, tentu akan memberikan dampak positif pula pada perkembangan dan perputaran ekonomi masyarakat setempat pada khususnya dan negara pada umumnya.

Sementara itu, terpilihnya Kalla sebagai Duta Besar Pulau Komodo karena sebelumnya telah mendapatkan dukungan dan mandat dari Komunitas Pendukung Pemenangan Komodo di NTT.

Mengenai posisi Pulau Komodo, saat ini sudah masuk dalam 28 besar keajaiban dunia. Sementara untuk masuk kategori tujuh besar, minimal membutuhkan dukungan 120 juta suara.

Dukungan terhadap pulau yang masih terjaga keasliannya itu harus dikumpulkan sebelum 11 Oktober 2011.

"Karena itu, semua masyarakat di daerah ini dan Indonesia pada umumnya dapat berpartisipasi melalui SMS dengan mengetik KOMODO dan mengirimkannya ke nomor 9818," ujar Kalla.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA