Wednesday, 26 Rabiul Akhir 1443 / 01 December 2021

Wednesday, 26 Rabiul Akhir 1443 / 01 December 2021

Kemediknas-TNI Kerjasama Perluas Layanan Pendidikan di Perbatasan

Rabu 07 Sep 2011 14:44 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional dan Tentara Nasional Indonesia (Kemendiknas-TNI) menjalin kerja sama untuk memperluas layanan pendidikan di wilayah perbatasan, pulau terdepan/terluar, daerah terpencil, daerah tertinggal, daerah konflik, pascakonflik dan/atau daerah korban bencana.

Cakupan kerja sama ini meliputi pendidikan anak usia dini, pendidikan nonformal, pembinaan pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, pendidikan layanan khusus, kebahasaan, penelitian dan pengembangan, serta pengembangan sumber daya manusia pendidikan.

Nota kesepakatan kerja sama ditandatangani antara Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh dengan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.

Mendiknas menyampaikan, kerja sama dengan TNI ini memiliki nilai strategis karena tidak ada sejengkal wilayah pun di Indonesia tanpa ada TNI. ementara itu, lanjutnya, dari sisi manusianya, seluruh manusia Indonesia harus mendapatkan layanan pendidikan. "Kita bersepakat untuk memadukan dan mengoptimalkan mulai perluasan akses pendidikan anak usia dini sampai dengan kebahasaan," katanya.

Mendiknas menyatakan bahasa sangat penting diajarkan di daerah perbatasan. TNI berperan mengajarkan bahasa Indonesia terutama di daerah perbatasan.

"Kita tidak ingin di daerah perbatasan bahasanya konversi. Sebelum berangkat ke daerah perbatasan, kita bekali mereka dengan metodologi belajar mengajar dan mengenal psikologi pendidikan," katanya.

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono memberi sambutan positif dengan kerjasama tersebut. "Saya menyambut gembira adanya kesepakatan antara Kemdiknas dengan TNI, yang bersinergi dengan kegiatan optimalisasi peran TNI." katanya.

"Dalam waktu dekat ada beberapa kegiatan yang dilakukan khususnya sarana prasarana. Kita akan mencoba berkoordinasi untuk membantu membangun kembali atau merenovasi sekolah-sekolah yang rusak," katanya.

Sebagai bentuk pengabdian dalam mendukung program pemerintah khususnya pembangunan bidang pendidikan, TNI akan membantu pelaksanaan program layanan pendidikan dari tiap-tiap unit utama, menyediakan fasilitas yang diperlukan sesuai dengan ruang lingkup kerja sama, tambahnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA