Jumat, 19 Ramadhan 1440 / 24 Mei 2019

Jumat, 19 Ramadhan 1440 / 24 Mei 2019

UMP Bangun Masjid Megah di Kampus II

Ahad 14 Apr 2019 13:41 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Gita Amanda

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Foto: wordpress.com
Masjid ini akan menjadi masjid terbesar dan termegah di Banyumas.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) akan membangun masjid yang tergolong megah di komplek kampus II Jalan Letjen Soeparjo Rustam km 7 Sokaraja Kabupaten Banyumas. Peletakkan batu pertama pembangunan masjid ini, dilakukan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, Sabtu (13/4) lalu.

''Bila sudah selesai dibangun, masjid ini akan menjadi masjid terbesar dan termegah di Banyumas. Bangunan masjid berdiri di atas lahan seluas 2.634 meter persegi di tepi jalan, dan memiliki empat lantai,'' jelas Rektor UMP Dr Anjar Nugroho.

Baca Juga

 

Menurut rencana, pembangunan masjid ini akan berlangsung selama hampir setahun atau 300 hari kalender. Pengelolaan dan pemanfaatan masjid, nantinya akan dilakukan bersama-sama antara UMP dan Yayasan Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.

 

''Pembangunan masjid di Kampus II UMP ini, juga sekaligus akan menjadi awal pengembangan pembangunan di kampus II UMP,'' katanya.

 

Anjar juga menyatakan, akselerasi pemenuhan sarana prasarana pendidikan terus dilakukan UMP. Selain membangun masjid di kampus II, saat ini UMP juga sedang membangun gedung 10 lantai di kampus 1 dan dua gedung asrama mahasiswa masing-masing 4 lantai dengan kapasitas 1.000 mahasiswa. 

 

Sedangkan dalam hal manajemen administrasi, Anjar menyatakan saat ini pihaknya sedang menyiapkan penerapan sistem informasi keuangan, sistem informasi kinerja pegawai, sistem presensi mahasiswa, sistem akademik, sistem penerimaan mahasiswa baru, sistem perpustakaan, sistem pengelolaan aset, sistem penelitian dan pengabdian masyarakat, sistem persuratan, sampai sistem perparkiran yang keseluruhannya berbasis IT dan terintegrasi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA