Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Menpora: Masih Ada Peluang Timnas Lolos Piala Asia U-23

Ahad 24 Mar 2019 10:42 WIB

Red: Bayu Hermawan

Tim nasional U-23 Indonesia berfoto bersama menjelang pertandingan perdana Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020 melawan tim nasional U-23 Thailand, di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat (22/3/2019).

Tim nasional U-23 Indonesia berfoto bersama menjelang pertandingan perdana Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020 melawan tim nasional U-23 Thailand, di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat (22/3/2019).

Foto: Antara/R. Rekotomo
Menpora meminta timnas U-23 tampil penuh semangat hadapi Vietnam.

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyebut masih ada peluang bagi tim sepak bola Indonesia untuk bisa lolos di kualifikasi Piala Asia U-23. Menghadapi tuan rumah Vietnam, Ahad (24/3) hari ini, Menpora meminta agar para pemian tampil dengan penuh semangat.

"Pertandingan berikutnya semangat juang harus lebih, masih ada peluang, kesempatan menghadapi Vietnam dan Brunei Darussalam. Dan, ini jangan hilang begitu saja dan harus dimanfaatkan dalam laga ini," Menpora saat di Kediri, Sabtu (23/3) malam.

Menpora menyebut, Indonesia masih belum belum membalas gol setelah Timnas U-23 Indonesia kalah 0-4 dari Thailand. Kekalahan itu di laga pertama Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat (22/3).

"Kita belum balas gol begitu saja. Yang pasti ini pengalaman penting bagi coach Indra Sjafri dan Tim U-23 bahwa pola permainan Thailand saya kira mereka betul-betul maksimal, sungguh-sungguh dan mereka menampilkan yang terbaik karena ini momentum untuk bisa lolos ke Piala Asia," ujarnya.

Menpora juga sudah berkomunikasi dengan Indra Sjafri agar lebih memberikan semangat pada para pemain dalam pertandingan berikutnya. Peluang yang ada harus dimanfaatkan dengan baik, sehingga Indonesia bisa meraih hasil terbaik dalam pertandingan ini.

Selain itu, Menpora juga menambahkan dalam menghadapi berbagai pertandingan persiapan timnas memang harus panjang. Satu per satu pemain harus dilihat misalnya Ezra Walian. Ia tidak bisa membela Timnas U-23 Indonesia pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam.

Sekitar H-2 pertandingan pertama kualifikasi, AFC meminta kepastian dari PSSI soal status Ezra sebagai pemain naturalisasi. AFC meminta dokumen pendukung Ezra berupa sumpah kewarganegaraan, dekret presiden, atau surat ketetapan lain untuk memastikan, hingga tak diperbolehkannya Ezra Walian membela Timnas U-23 Indonesia.

"Satu per satu pemain bisa dilihat problem individulnya. Ezra katakanlah, tidak bisa bertanding dari PSSI yang beda tafsir dengan FIFA tentang status kewarganegaraan. Makanya penting, karena timnas senior sedang bersiap diri juga untuk bertanding, jadi harus siapkan betul masing-masing pemtin apa saja masalahnya sehingga bisa diurai dan pemerintah tentu membantu sekuat tenaga," jelasnya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA