Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Surya Paloh Puji Jokowi Berani Soal Wacana Pindah Ibu Kota

Jumat 16 Agu 2019 13:39 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Andi Nur Aminah

Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh

Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh

Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
Menurut Paloh, kebijakan tersebut adalah keputusan berani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memuji Presiden Joko Widodo yang mengungkapkan wacana pemindahan Ibu Kota dalam sidang tahunan Parlemen RI pada Jumat (16/8). Menurut Paloh, kebijakan tersebut adalah keputusan berani.

Baca Juga

"Saya pikir itu suatu kebijakan yang penuh dengan keberanian," ungkap Surya Paloh usai menghadiri sidang tahunan di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).

Surya Paloh mengatakan, selama 74 tahun merdeka, sudah pernah ada wacana pemindahan Ibu Kota yang dilontarkan presiden pertama Soekarno. Ibu kota ingin dipindah Bung Karno ke Kalimantan Tengah. Namun, wacana itu belum pernah ada ada kelanjutannya.

"Kali ini Presiden Jokowi menyatakan dia siap untuk melaksanakan program perencanaan pemindahan ibu kota kita dari Jakarta ke wilayah Kalimantan," ucap Paloh.

Kendati memuji Jokowi, Surya Paloh juga mengingatkan Jokowi soal tantangan dalam pemindahan ibu kota tersebut. Ia menyontohkan, pemindahan ibu kota memerlukan perencanaan yang matang dengan anggaran yang memadai. Lalu, faktor sosial budaya juga harus diperhatikan. "Bagaimana kita bisa meyakinkan masyarakat daerah baru siap menerima perubahan sebagai daerah ibu kota yang baru," kata Surya Paloh.

Secara umum, Paloh memberikan pujian pada poin-poin pidato kenegaraan Jokowi. Menurut dia, substansi pidato tersebut berat, namun tetap membangunkan semangat atas potensi bangsa. Selain itu pidato ini juga membakar semangat persatuan bangsa. "Menurut saya ini hebat, itulah kira-kira kesan saya, pandangan saya terhadap pandangan pidato presiden Jokowi," kata dia menambahkan.

Dalam pidatonya itu, Jokowi meminta izin kepada anggota DPD dan DPR untuk memindahkan ibu kota Indonesia ke Pulau Kalimantan. "Pada kesempatan yang bersejarah ini. Dengan memohon ridho Allah SWT, saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan," ujar Jokowi dalam sidang bersama.

Isu pemindahan ibu kota memang semakin menguat sejak awal tahun 2019. Presiden Jokowi telah beberapa kali menggelar rapat terbatas tingkat menteri tentang rencana pemindahan ibu kota negara. Terakhir, diputuskan bahwa ibu kota akan pindah dari DKI Jakarta ke Pulau Kalimantan. Soal lokasi pastinya, Jokowi masih enggan membeberkannya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA