Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

PDIP Sementara Unggul di Tiga Dapil DKI Jakarta

Jumat 17 Mei 2019 23:17 WIB

Red: Andri Saubani

Badan Saksi Pemilu Nasional Pusat PDI Perjuangan mempublikasikan data perolehan suara Pemilihan Presiden 2019 versi PDIP di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Jumat (19/4).

Badan Saksi Pemilu Nasional Pusat PDI Perjuangan mempublikasikan data perolehan suara Pemilihan Presiden 2019 versi PDIP di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Jumat (19/4).

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Dapil yang dikuasai PDIP adalah Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk sementara unggul dalam rekapitulasi suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) di tiga daerah pemilihan DKI Jakarta. Berdasarkan rekapitulasi suara yang diadakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Jumat (17/5) malam, PDIP meraih suara terbanyak di tiga dapil.

Tiga dapil yang dikuasai PDIP adalah Dapil 1 Jakarta Timur dengan 360.141 suara, Dapil 2 Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan dengan 387.959 suara serta Dapil 3 Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu dengan 669.652 suara. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menguntit ketat di posisi kedua di seluruh dapil di DKI Jakarta, yakni di Dapil 1 dengan 251.054 suara, Dapil 2 dengan 315.428 suara dan Dapil 3 dengan 344.131 suara.

Baca Juga

Sementara itu, peringkat lima besar raihan suara terbanyak di tiga dapil tersebut diisi oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), pendatang baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Golkar. Sejumlah nama terkenal mengisi posisi tiga besar perolehan suara calon legislatif di setiap dapil yang ada.

Pada Dapil 1 Jakarta Timur, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dari Partai Amanat Nasional (PAN) menempati posisi kedua dengan 104.564 suara. Perolehan suara Eko hanya di bawah Mardani dari PKS yang meraih 155.285 suara.

Pada Dapil 2 Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, Tsamara Amany memberikan kejutan dengan menempati posisi kedua dengan 103.599 suara. Tsamara hanya lebih rendah dari Hidayat Nur Wahid dari PKS dengan 248.205 suara.

Pada Dapil 3 Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu, posisi pertama caleg peraih suara terbanyak diisi oleh Ketua Umum PSI Grace Natalie dengan 179.949 suara dan diikuti pada posisi kedua Adang Daradjatun dari PKS dengan 115.649 suara. Meski meraih suara terbanyak, Grace Natalie dan Tsamara Amany diprediksi gagal melenggang ke kursi DPR karena tersandung ambang batas parlemen yang masih di bawah empat persen.

Berdasarkan rekapitulasi nasional terkini yang dilakukan KPU, bahkan suara PSI belum menembus dua persen. Berdasarkan pantauan, rekapitulasi suara Pemilu Legislatif DPR untuk tiga dapil di DKI Jakarta berlangsung lancar dan nyaris tanpa adanya interupsi.

Namun, pada akhir rekapitulasi ada lima partai yang menolak menandatangani penetapan hasil rekapitulasi suara, yakni Hanura, Gerindra, PKB, PPP dan Golkar. Alasan empat partai tersebut, yakni karena mandat dari pimpinan partai, sementara Golkar yang menolak menandatangani hasil rekapitulasi di Dapil 3 saja karena mensinyalir ada penggelembungan suara.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA