Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Marquez Ungkap Penyebab Performa Impresif Alex Rins

Kamis 16 May 2019 11:00 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Marc Marquez (tengah), Alex Rins (kanan), dan Johann Zarco berpose di podium GP Malaysia, Ahad (4/11).

Marc Marquez (tengah), Alex Rins (kanan), dan Johann Zarco berpose di podium GP Malaysia, Ahad (4/11).

Foto: Twitter/@MotoGP
Rins memacu kendaraannya dengan tenang karena tak terlalu punya tekanan.

REPUBLIKA.CO.ID, LE MANS -- Berhasil finis enam besar dalam 11 edisi balap beruntun membuat pembalap MotoGP tim Suzuki, Alex Rins, menuai perhatian. Menurut sang rival dari tim Honda, Marc Marquez, Rins mengetahui kunci penampilannya.

Menurut pembalap bernomor 93 itu, Rins memacu kendaraannya dengan tenang. Terbukti, Rins kerap memulai balap dari posisi tengah dan belakang, namun dapat finis di tempat yang bergengsi.

Pada balap seri Argentina, awal April lalu, Rins start dari posisi 16 lalu finis kelima. Kemudian pada seri balap Amerika Serikat, dua pekan berselang, Rins memulai balapan dari posisi ketujuh dan finis di urutan pertama.

"Titik terkuatnya adalah dia tidak memiliki tekanan saat ini. Tentunya (tekanan) itu akan dirasakannya," kata Marquez seperti dilansir Motorsport, Kamis (16/5). “Itu benar. Saat ini jika dia finis kedua, dia sangat senang. Dia finis pertama, itu luar biasa. Dia finis ketiga, dia juga gembira."

Marquez pernah menyebut bahwa pesaing terberatnya saat ini adalah Andrea Dovizioso dari tim Ducati. Meski demikian, ia makin yakin ancaman dari Alex Rins begitu deras sejak musim lalu. “Saya sudah katakan di Malaysia bahwa Alex akan ada di sana (jalur kemenangan) karena menutup musim (2018) dengan baik. Dia membuka dengan baik pula musim ini. Dia tampil sangat bagus saat pramusim,” ucapnya.

Menurut Marquez, hadirnya gempuran Alex Rins di atas lintasan membuat musim 2019 semakin kompetitif. Semakin banyak lawan dari berbagai tim dan pabrikan, menjadikannya terpacu untuk menyentuh garis finis paling awal. “Sekarang ada lawan lain dalam kejuaraan. Dia siap bertarung untuk kejuaraan dan juga motornya. Penting bagi kejuaraan memiliki lebih banyak pabrikan yang bertarung demi titel,” jelasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA