Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

PAN Disebut Merapat ke Jokowi, Ini Kata Amien Rais

Ahad 05 May 2019 00:02 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Andri Saubani

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo  Subianto- Sandiaga  Uno, Amien Rais (memegang mikrofon) berbicara di acara Seknas Prabowi-Sandi  bertema 'Diduga Terlibat Manipulasi Suara Rakyat: KPU Tidak Layak  Dipercaya', di Jakarta, Sabtu (4/5).

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, Amien Rais (memegang mikrofon) berbicara di acara Seknas Prabowi-Sandi bertema 'Diduga Terlibat Manipulasi Suara Rakyat: KPU Tidak Layak Dipercaya', di Jakarta, Sabtu (4/5).

Foto: Republika/Rr Laeny Sulistyawati
Amien Rais menilai Zulkifli Hasan bertemu Jokowi sebagai ketua MPR.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais membantah kabar yang menyebut partainya merapat ke kubu calon presiden Joko Widodo (Jokowi). Amien bahkan menyebut kabar itu omong kosong.

"(Isu PAN keluar dari koalisi BPN) omong kosong. Saya jamin tidak mungkin," kata pria yang juga Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno tersebut saat ditemui usai hadir di acara Seknas Prabowi-Sandi bertema 'Diduga Terlibat Manipulasi Suara Rakyat: KPU Tidak Layak Dipercaya', di Jakarta, Sabtu (4/5).

Amien mengklarifikasi mengenai Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang menemui presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Menurutnya, kedatangan Zul ke Istana itu sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Sebelumnya Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan menuturkan pihaknya akan meninjau ulang soal posisi PAN sebagai salah satu partai pendukung Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal itu dinyatakannya seusai Zulkifli menemui Jokowi di Istana Negara, akhir April 2019 lalu.



BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA