Senin, 14 Syawwal 1440 / 17 Juni 2019

Senin, 14 Syawwal 1440 / 17 Juni 2019

TKN Sebut Jokowi-Maruf Menang Telak di Bali dan DIY

Rabu 24 Apr 2019 21:15 WIB

Red: Andri Saubani

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin berbincang usai pertemuan koalisi dengan pimpinan partai yang tergabung Koalisi Indonesia Kerja di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin berbincang usai pertemuan koalisi dengan pimpinan partai yang tergabung Koalisi Indonesia Kerja di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Klaim kemenangan telak di Bali dan DIY berdasarkan real count TKN Jokowi-Maruf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin menyebut pasangan capres-cawapres 01, Joko Widodo-Maruf Amin, menang telak di Provinsi Bali dan DI Yogyakarta. Klaim itu berdasarkan hasil penghitungan riil atau real count (berdasarkan formulir c1) yang dilakukan TKN maupun KPU.

Direktur Konten TKN Jokowi-Maruf, Fiki Satari, di Media Center Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu (24/4), mengatakan, dari hasil penghitungan real count, di Provinsi Bali, pasangan Jokowi-Maruf unggul sementara dengan perolehan suara 91,13 persen. Sementara itu, pasangan capres-cawapres 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, hanya meraih 8,87 persen suara.

"Persentase perolehan suara tersebut didasarkan penghitungan riil suara yang telah dientri sebanyak 569.904 suara atau 18,57 persen," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Fiki juga membantah hasil penghitungan suara riil yang dipublikasi oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, yang menyebut Prabowo-Sandiaga memperoleh suara sebanyak 69,80 persen, sedangkan Jokowi-Maruf memperoleh suara 30,20 persen. "Penghitungan suara ini tidak benar," katanya.

Direktur Komunikasi Politik TKN, Usman Kansong, menambahkan, terasa janggal jika Jokowi-Maruf kalah di Bali, karena daerah tersebut merupakan basis massa PDI Perjuangan yang merupakan pengusung utama Jokowi-Maruf. Usman menegaskan, dari hasil penghitungan riil sementara yang dilakukan KPU, hingga Rabu sore, pasangan Jokowi-Maruf unggul dengan perolehan suara 92,77 persen.

Menurut dia, penghitungan riil masih sementara, karena belum 100 persen data masuk. "Mari kita tunggu penghitungan riil KPU sampai 100 persen," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA