Monday, 14 Syawwal 1440 / 17 June 2019

Monday, 14 Syawwal 1440 / 17 June 2019

Hitung Internal, Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Masih Unggul

Rabu 24 Apr 2019 16:47 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Andri Saubani

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
BPN Prabowo-Sandi masih melakukan rekapitulasi hasil pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rekapitulasi hasil pemilihan presiden (pilpres) 2019 masih terus dilakukan oleh internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Meski data rekapitulasi masih belum terkumpul semua, tapi pasangan nomor urut 02 ini masih unggul telak dari lawan politiknya.

"Harusnya sudah lebih besar dari yang dilakukan KPU (Komisi Pemilihan Umum). Tapi, intinya sampai saat ini kita unggul di beberapa daerah, dan unggul telak,” ujar Ketua Pusat Monitoring Forum Relawan Erwin Aksa, saat ditemui di Media Center Prabowo-Sandiaga di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/4).

Kendati demikian, Erwin tidak menjelaskan secara terperinci selisih perolehan suara antara Prabowo-Sandiaga dengan Joko Widodo-KH Maruf Amin dan juga total hasil rekapitulasi yang diperoleh relawan. Erwin beralasan, karena dirinya masih menunggu laporan dari tim lapangan.

“Nanti kalau sudah ada kita bisa sampaikan,” tutur Erwin.

Sambung Erwin, para relawan bertugas mengawal penghitungan suara. Mereka terus mencocokkan data internal dengan yang telah dipublikasi oleh situs KPU.

Dengan demikian, dapat diketahui banyaknya perbedaan, termasuk salah input yang dilakukan oleh KPU. “Banyak perbedaan dan selisih. Alasannya sih salah input dan sebagainya, tapi kelihatannya angka itu banyak muncul yang ditemukan para relawan.

Sementara itu, calon wakil presiden Sandiaga Uno mengaku bahwa para relawan tersebut tidak terkonsolidasi di satu tempat. Karena memang, kata dia, para relawan terus bergerak mengawal hasil penghitungan suara berasal dari banyak kelompok dan menjalankan tugasnya masing-masing.

“Teman-teman yang kumpulkan ini ada di tempatnya masing-masing. Memang tidak terkonsolidasi dan kalau kita menjaganya melalui aplikasi ayo jaga TPS,” kata mantan wakil gubernur DKI Jakarta.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA