Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

JK: Tak Perlu Ada Mediator Pertemuan Jokowi dan Prabowo

Selasa 23 Apr 2019 17:13 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Andri Saubani

Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan).

Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan).

Foto: EPA-EFE/Adi Weda
JK meyakini pertemuan kedua tokoh dapat dilakukan tanpa harus dimediasi pihak lain.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap pertemuan antara dua calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto segera terealisasi dalam waktu dekat. JK meyakini pertemuan kedua tokoh dapat dilakukan tanpa harus dimediasi pihak lain.

Baca Juga

Hal itu disampaikan JK, saat ditanyai perihal kesediannya untuk memfasilitasi pertemuan kedua tokoh tersebut. "Kan mereka enggak perlu mediator, pertemuan saja," ujar JK saat diwawancarai di sela tinjauannya di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Cakung, Jakarta, Selasa (23/4).

JK menilai, hubungan kedua tokoh tersebut selama ini terjalin baik. Sehingga, kata JK, tidak ada alasan bagi keduanya menolak adanya pertemuan untuk meredam situasi pasca-Pemilu 2019.

"Ini kan tidak ada musuh dengan musuh sudah habis. Tinggal, pertemuan saja untuk masyarakat bisa lebih tenang, Ya makin cepat (bertemu) itu masyarakat bisa lebih cepat," ujar JK.

Sebelumnya, desakan pertemuan antara Jokowi dan Prabowo dilontarkan sejumlah pihak. Termasuk, pertemuan antara JK dengan pimpinan organisasi dan tokoh Islam, Senin (22/4) semalam.

"Tentu diharapkan tadi makin cepat, makin baik apabila Pak Jokowi dapat bertemu dengan Pak Prabowo," ujar JK usai bertemu pimpinan organisasi dan tokoh Islam di rumah dinas Wapres, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Senin (22/4).

Menurut JK, pertemuan keduanya juga dinantikan oleh para pimpinan organisasi dan tokoh Islam yang hari ini bertemu dengannya. Sebab, pertemuan dinilai dapat menenangkan para pendukung masing-masing calon.

"Itu kita semua mendukung apabila ada rekonsiliasi seperti itu," ujar JK.

JK menilai, pertemuan keduanya juga memiliki peranan penting bagi terciptanya pertemuan pihak-pihak lain. Sehingga ia meyakini, pertemuan pasti akan diikuti pendukung kedua calon.

"Pentingnya bahwa kalau di atas sudah bersatu, di bawah juga akan ikut bersatu," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA