Friday, 18 Syawwal 1440 / 21 June 2019

Friday, 18 Syawwal 1440 / 21 June 2019

Luhut Minta Prabowo tak Dengarkan Masukan yang Nggak Jelas

Senin 22 Apr 2019 16:18 WIB

Red: Andri Saubani

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan saat mencoblos pilihannya di TPS 005, Jalan Denpasar II Kuningan Timur, Jakarta, Rabu (17/4).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan saat mencoblos pilihannya di TPS 005, Jalan Denpasar II Kuningan Timur, Jakarta, Rabu (17/4).

Foto: Republika/Dedy D Nasution
Luhut menilai Prabowo sebagai orang yang rasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meminta agar calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subiatno tidak terprovokasi orang-orang di sekitarnya terkait proses penghitungan hasil Pilpres 2019. Luhut menilai Prabowo sebagai orang yang rasional.

Baca Juga

"Ya Pak Probowo kan orang baik, jadi saya hanya titip saja mau bilang jangan terlalu didengarilah pikiran-pikiran (masukan) yang terlalu nggak jelas basisnya karena Pak Prabowo orang rasional," kata Luhut di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/4).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga calon presiden petahana sebelumnya mengatakan sudah mengutus seseorang untuk berbicara dengan Prabowo Subianto. Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno Hashim Djojohadikusumo menjelaskan bahwa Luhut Panjaitan-lah yang diutus untuk menemui Prabowo. Pertemuan seharusnya akan dilakukan di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara pada Ahad (22/4).

Namun, pertemuan itu batal karena menurut Juru Bicara BPN Andre Rosiade, Prabowo punya agenda internal di kediamannya di Hambalang, Bogor. Yaitu, memantau dan melakukan tabulasi terhadap penghitungan suara di semua daerah.

"Ini bukan ke Pak Prabowo ya, ini kepada senior-senior atau elite-elite agar menahan diri berkomentar untuk hal-hal yang belum jelas. Seperti Presiden (Joko Widodo) juga tidak ingin berkomentar," tambah Luhut.

Sehingga, Luhut meminta agar orang-orang di sekitar Prabowo harus memberikan informasi yang sahih kepada Prabowo. "Tapi Pak Prabowo orang arif, dia tahu apa yang harus dilakukan hanya titip saja orang-orang di sekitarnya jangan memberi informasi-informasi yang tidak benar, saya juga kenal orang-orang di sekitarnya," ungkap Luhut.

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sendiri sudah tiga kali mendeklarasikan kemenangan pada 17-18 April lalu. Deklarasi itu menurut Prabowo berdasarkan hasil real count yang dilakukan oleh tim internal BPN.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA