Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Bawaslu Sumut Dalami Dugaan Pelanggaran Pemilu di Tapanuli

Ahad 21 Apr 2019 10:27 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Pencoblosan di Pemilu 2019 (ilustrasi)

Pencoblosan di Pemilu 2019 (ilustrasi)

Foto: republika
Dugaan pelanggaran Pemilu tersebar lewat video berdurasi 30 detik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatra Utara tengah mendalami dugaan pelanggaran Pemilu di Tapanuli Tengah. Dugaan pelanggaran tersebut terekam dalam video berdurasi 30 detik.

Anggota Bawaslu Sumut, Suhadi Sukendar Situmorang mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi mengenai video tersebut. Untuk itu, dia menjelaskan, pihaknya tengah melakukan pembahasan menganai dugaan pelanggaran tersebut.

“Kami lagi bahas tentang kasus itu,” katanya dalam keterangannya, Sabtu (20/4).

Dia mengungkapkan, tidak dapat memastikan tindakan apa yang akan diambil oleh Bawaslu.  Apakah nantinya akan dilakukan penghitungan ulang. “Masih dikaji,” tutup Suhadi.

Sebelumnya beredar video berdurasi 30 detik melalui media sosial sehari setelah masa pencoblosan Pemilu 2019 selesai. Dalam video tersebut terlihat sejumlah warga yang diduga petugas TPS sedang melakukan perhitungan surat suara dengan menyebutkan perolehan suara untuk salah seorang caleg DPR RI dari Partai Nasdem berinisial D secara berturut-turut.

Akan tetapi dalam rekaman tersebut seorang warga memastikan bahwa surat suara tercoblos bukan untuk yang bersangkutan. Dalam keterangannya disebutkan dugaan kecurangan ini terjadi di TPS 1 Kampung Solok, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA