Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Prabowo Belum Terima Utusan Jokowi

Kamis 18 Apr 2019 19:41 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Andri Saubani

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Jokowi mengutus seseorang untuk bertemu dengan Prabowo usai pilpres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Capres Prabowo Subianto mengaku belum bertemu dengan lawan politiknya pada Pilpres 2019, pasangan capres Joko Widodo (Jokowi), dan KH Maruf Amin. Capres dari nomor urut 02 tersebut pun mengaku, sampai Kamis (18/4) petang, belum menerima adanya tamu atau utusan khusus dari pasangan pejawat nomor urut 01.

Baca Juga

"Belum, belum, belum,” kata Prabowo saat ditanya soal rencana pertemuan dirinya dengan Jokowi, atau kunjungan utusan 01 di Kertangera IV, Jakarta, pada Kamis (18/4). Jawaban Prabowo tersebut, ia sampaikan setelah dirinya, bersama cawapresnya Sandiaga Salahudin Uno mendeklarasikan diri sebagai pemenangan Pilpres 2019.

Dalam pidato deklarasi kemenangannya, Prabowo menyatakan, bersama Sandiaga terpilih dalam Pilpres 2019 dengan angka 62 persen. Klaim kemenangan tersebut, ia bacakan di markas Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 di Jalan Kertangera IV, Jakarta, pada Kamis (18/4). Dalam pidatonya, Prabowo sempat menyinggung nama capres pejawat Jokowi, dan Kiai Maruf.

Prabowo mengharapkan, deklarasi kemenangan pasangan 02 tersebut tak memutus hubungan kekerabatan dengan Jokowi maupun dengan Maruf Amin. “Seperti yang dikatakan Pak Jokowi, agar rantai yang putus segera disambung kembali. Sudah tentu, saya dan saudara Sandiaga Uno akan tetap bersahabat dengan Pak Jokowi dan Kiai Maruf Amin, dan semua dalam jajaran 01. Semuanya adalah saudara-saudara kita,” begitu pidato Prabowo.

Dari Istana Negara, Presiden Jokowi, pada Kamis (18/4) menyampaikan kepada wartawan, bahwa dirinya telah mengutus seseorang untuk bertemu Prabowo-Sandiaga. Jokowi mengatakan, pertemuan dengan utusan khusus itu agar bersama-sama mendinginkan situasi politik setelah pemungutan suara Pilpres 2019.

“Sehingga rakyat melihat bahwa pemilu kemarin sudah selesai dengan lancar, aman, damai dan tidak ada suatu apapun," kata Jokowi.

Meski Jokowi dan Maruf Amin tak mendeklarasikan diri sebagai pemenang Pilpres 2019, hasil quick count banyak lembaga survei memenangkan keduanya dengan keterpilihan 54 sampai 55 persen. Sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menentukan hasil suara pemungutan suara. Penyelenggara pemilu itu, baru akan memutuskan pemenang Pilpres 2019 pada 22 Mei mendatang. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA