Monday, 19 Zulqaidah 1440 / 22 July 2019

Monday, 19 Zulqaidah 1440 / 22 July 2019

Moeldoko Tanggapi Kredibilitas Lembaga Survei

Rabu 17 Apr 2019 23:40 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Muhammad Hafil

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko di Ballrom Hotel Kempinski, Jakarta, Sabtu (19/1).

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko di Ballrom Hotel Kempinski, Jakarta, Sabtu (19/1).

Foto: Republika/Bayu Adji P
Moeldoko menegaskan TKN tak ingin memprovokasi rakyat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua TKN Moeldoko menyebut lembaga-lembaga survei yang tengah melakukan perhitungan cepat sementara hasil pemilu 2019 merupakan lembaga yang kredibel. Lembaga-lembaga tersebut, kata dia, memiliki kepercayaan yang cukup tinggi di masyarakat.

Baca Juga

"Ini semua sedang berproses tapi yang ingin kita sampaikan kepada publik adalah bahwa lembaga-lembaga yang saat ini sedang melakukan quick count adalah lembaga-lembaga yang kredibel," jelas Moeldoko di Djakarta Teater, Jakarta, Rabu (17/4).

Namun, ia menegaskan akan menyerahkan sepenuhnya kepada rakyat terkait hasil sementara perhitungan cepat Pilpres 2019 ini. "Kami serahkan sepenuhnya kepada masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut, Moeldoko juga menegaskan TKN tak ingin memprovokasi masyarakat sehingga menciptakan kegaduhan di Tanah Air. "Kita tidak ingin memprovokasi masyarakat, kami ingin masyarakatlah yang menentukan pilihan," tambah Moeldoko.

Sebelumnya, calon presiden Prabowo Subianto mengklaim telah memenangkan pemungutan suara. Data kemenangan ini berdasarkan temuan tim internalnya.

Saat konferensi pers di Kartanegara, Kebayoran, Jakarta Selatan, Prabowo pun menuduh hasil hitung cepat sementara berbagai lembaga survei yang untuk sementara memenangkan Joko Widodo (Jokowi) telah dimanipulasi.

"Ada upaya dari lembaga-lembaga survei tertentu yang kita ketahui memang sudah bekerja untuk satu pihak, untuk menggiring opini seolah-olah kita kalah," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA