Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Prabowo tak Percaya dengan Hasil Quick Count di TV

Rabu 17 Apr 2019 19:35 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Andri Saubani

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto memberikan keterangan terkait pemilu 2019 di Kartenegara, Jakarta, Rabu (17/4).

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto memberikan keterangan terkait pemilu 2019 di Kartenegara, Jakarta, Rabu (17/4).

Foto: Republika/Prayogi
Prabowo menyatakan dirinya unggul dalam hasil quick count internal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Capres Prabowo Subianto mengklaim kemenangan sementara dari dua metode penghitungan sementara pilpres 2019. Prabowo mengatakan, hasil exit poll internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 mengatakan, pasangan capres nomor urut 02 tersebut, menang di angka 55,4 persen. Sedangkan, hasil quick count internal tim pemenangan menunjukkan angka kemenangan 52 persen.

Baca Juga

“Mohon semua relawan dan pendukung Prabowo-Sandiaga (Salahudin Uno) tetap mengawal kemenangan ini di TPS (tempat pemungutan suara),” kata Prabowo di markas BPN 02 di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan (Jaksel), Rabu (17/4). Prabowo menegaskan agar para pendukung dan relawannya tak percaya dengan hasil quick count lembaga survei yang betebaran di televisi saat ini.

Sebab, menurut dia, hampir semua lembaga survei yang menampilkan hasil quick count-nya lewat saluran televisi punya kecenderungan memihak pasangan capres/cawapres lain. “Saya tegaskan kepada rakyat Indonesia tak percaya dengan hasil quick count dari lembaga-lembaga survei (di televisi) karena mereka bekerja untuk satu pihak dan menggiring opini kekalahan kita (Prabowo-Sandi--Red),” sambung dia.

Selain menegaskan agar para pendukung dan relawannya tak percaya dengan hasil quick count di televisi, Prabowo juga meminta agar para pendukung dan relawannya saling menjaga ketertiban. Prabowo meminta agar para pendukungnya cukup menjaga TPS dan hasil kemenangan, bukan untuk membuat suasana menjadi tak kondusif.

“Jangan terpancing. Tetap kawal C1 (hasil rekapitulasi suara di TPS) kemenangan kita,” ujar dia.

Prabowo menerangkan, hasil kemenangan sementara di dua metode hitung internal BPN berasal dari laporan relawan dan pendukung yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Menurut dia, hasil tersebut berasal dari 5.000 lebih TPS.

Namun, hasil dua metode hitung internal di BPN memang berbeda dari hasil quick count yang muncul di televisi saat ini. Di sejumlah quick count televisi, Prabowo-Sandi masih kandas di angka sekitar 44-45 persen.

Exit poll dan quick count memang dua metode penghitungan hasil pemilu secera cepat, tetapi menggunakan dua metode berbeda. Exit poll lebih kepada pencatatan surveyor lewat wawancara langsung para pemilih usai melaksanakan hak pilihnya di TPS. Sedangkan, quick count menggunakan metode penghitungan suara dari hasil hitung manual di setiap-setiap TPS.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA