Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Jokowi-Maruf Menang Tipis di TPS ODGJ

Rabu 17 Apr 2019 16:48 WIB

Rep: Agata Eta/ Red: Andi Nur Aminah

Penyandang disabilitas mental menunggu saat akan menggunakan hak pilihnya di Panti Rehabilitasi Orang dengan Gangguan Jiwa, Bekasi, Jawa Barat, Raub (17/4).

Penyandang disabilitas mental menunggu saat akan menggunakan hak pilihnya di Panti Rehabilitasi Orang dengan Gangguan Jiwa, Bekasi, Jawa Barat, Raub (17/4).

Foto: Tahta Aidilla/Republika
Di TPS ODGJ itu masih ditemukan banyak surat suara yang tidak sah,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan calon presiden dan wakil presiden 01 Jokowi-Ma'aruf menang tipis di TPS khusus Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). TPS ini berada di Panti Bina Laras Harapan Sentosa 2, Cipayung, Jakarta Timur.

Baca Juga

Jokowi unggul enam suara di TPS 079 dan menang sepuluh suara di TPS 078. Kedua TPS itu berada di kompleks Panti Bina Laras Harapan Sentosa 2, Cipayung, Jakarta Timur.

Di TPS 079, Jokowi mendapatkan 61 suara dan Paslon 02 mendapat 55 suara. Sedangkan di TPS 078 Jokowi mendapat 64 suara, sementara Paslon 02 hanya mendapatkan 54 suara. Di TPS 079 jumlah total suara yang masuk sebanyak 204 suara. Sementara di TPS 078 sebanyak 159 suara.

Proses pencoblosan di TPS khusus ODGJ itu sendiri telah dilakukan sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Sementara penghitungan suara untuk presiden dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB.

Di TPS ODGJ itu masih ditemukan banyak surat suara yang tidak sah yaitu 88 surat di TPS 079 dan 41 surat di TPS 078. Meski demikian, surat suara sah masih lebih banyak yaitu 116 suara di TPS 079 dan 118 surat di TPS 079.

Ketua KPPS 079 Annisa Ameliawati mengatakan rata-rata surat suara tidak sah karena tidak dicoblos oleh ODGJ. "Kebanyakan dari mereka tidak tahu mau memilih siapa," kata Annisa. Akibatnya banyak yang akhirnya memasukkan surat suara ke dalam kotak surat dalam keadaan belum tercoblos.

Ia menambahkan banyaknya surat suara yang ada turut membingungkan ODGJ. "Makin banyak surat, makin membingungkan mereka,"katanya. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA