Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Ingatkan Amien Rais, MA: People Power di Luar Koridor Hukum

Jumat 05 Apr 2019 14:58 WIB

Red: Andri Saubani

 Ketua Kamar Tata Usaha Negara (TUN) Mahkamah Agung , Supandi.  (Republika/Rakhmawaty La'lang)

Ketua Kamar Tata Usaha Negara (TUN) Mahkamah Agung , Supandi. (Republika/Rakhmawaty La'lang)

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Wacana people power dicetuskan Amien Rais untuk menyikapi dugaan kecurangan pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mahkamah Agung (MA) RI menyatakan, pengerahan people power dalam menghadapi dugaan kecurangan dalam pemilu seperti yang diucapkan Amien Rais merupakan tindakan di luar koridor hukum. People power diwacanakan Amien Rais saat berdemo di depan Kantor KPU, Jakarta, pada 31 Maret.

Baca Juga

"Kita sebagai negara hukum harus menempuh langkah-langkah hukum. Kalau people power di luar koridor hukum dan hukum acara," kata Ketua Kamar TUN MA RI Supandi di Gedung MA, Jakarta, Jumat (5/4).

Ia mengatakan, terdapat dua pelanggaran dalam pemilu, yakni pelanggaran administrasi dan tindak pidana pemilu yang penyelesaiannya berbeda. Untuk pelanggaran administrasi pemilu dan tindak pidana pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang akan menentukan untuk dilanjutkan ke pengadilan tata usaha negara atau pengadilan pidana.

"Jadi pelanggaran administrasi pemilu itu harus sudah diselesaikan sebelum masa pencoblosan, ada dua pelanggaran administrasi pemilu atau tindak pidana pemilu,"; kata Supandi. Sementara, setelah proses pencoblosan, apabila terdapat sengketa hasil pemilu yang akan menangani adalah Mahkamah Konstitusi.

Sebelumnya, Amien Rais menjadi salah satu peserta aksi 313, yang digelar di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Ahad (31/3). Dalam acara tersebut, Amien mengatakan kalau terjadi kecurangan dalam pemilu, langkah yang ditempuhnya tidak melalui jalur di Mahkamah Konstitusi, namun menggunakan people power.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA