Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Survei Charta Politika: Jokowi-Maruf Unggul 18,2 Persen

Senin 25 Mar 2019 14:42 WIB

Red: Andri Saubani

Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Elektabilitas Jokowi-Maruf sebesar 53,6 persen dan Prabowo-Sandi 35,4 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil survei Charta Politika menunjukkan jarak elektabilitas pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin unggul sebesar 18,2 persen dibandingkan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan elektabilitas Jokowi-Maruf sebesar 53,6 persen dan Prabowo-Sandi 35,4 persen.

Baca Juga

"Hasil survei Charta Politika menunjukkan apabila pemilu dilakukan hari ini, maka elektabilitas Jokowi-Maruf Amin 53,6 persen, Prabowo-Sandi 35,4 persen dan yang belum menentukan pilihan 11 persen," kata Yunarto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/3).

Yunarto mengatakan tren elektabilitas kedua pasangan calon dalam empat kali survei mengalami stagnasi, ini disebabkan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 merupakan pertarungan kedua dari dua orang yang sama yaitu Jokowi dan Prabowo. Yunarto menjelaskan, tren elektabilitas Jokowi-Maruf pada April 2018 sebesar 58,8 persen, Oktober dan Desember 2018 sebesar 53,2 persen, dan Maret 2019 sebesar 53,6 persen.

Menurut dia, untuk pasangan Prabowo-Sandi, tren elektabilitasnya di April 2018 sebesar 30 persen, Oktober 2018 sebesar 35,5 persen, Desember 2018 sebesar 34,1 persen, dan Maret 2019 sebesar 35,4 persen. "Masa kampanye yang terlalu lama membuat orang jenuh," ujarnya.

Yunarto menjelaskan, survei Charta Politika di Maret 2019, juga melihat ekstrapolasi yaitu prediksi hasil akhir dengan tidak menyertakan suara pemilih yang belum menentukan pilihannya. Dari hasil ekstrapolasi tersebut menurut dia, elektabilitas Jokowi-Maruf sebesar 60,2 persen, dan Prabowo-Sandi 39,8 persen.

Survei Charta Politika tersebut dilakukan dari 1-9 Maret 2019 dengan melakukan wawancara tatap muka, dengan menggunakan kuesioner terstruktur terhadap 2.000 orang yang sudah 17 tahun atau terdaftar sebagai pemilih. Metode penarikan sampel dilakukan secara acak bertingkat dengan margin of error kurang lebih 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA