Sunday, 18 Zulqaidah 1440 / 21 July 2019

Sunday, 18 Zulqaidah 1440 / 21 July 2019

Kampanye Terbuka Sandiaga Dikemas dengan Kewirausahaan

Ahad 24 Mar 2019 17:42 WIB

Rep: Binti Sholikah/ Red: Ratna Puspita

Calon wakil presiden, Sandiaga Uno

Calon wakil presiden, Sandiaga Uno

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Prabowo-Sandi akan menciptakan lapangan kerja untuk Indonesia adil dan makmur.

REPUBLIKA.CO.ID, SRAGEN -- Kampanye terbuka hari pertama calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno dilaksanakan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Ahad (24/3). Acara kampanye terbuka dikemas dalam kegiatan pameran dan diskusi kewirausahaan bertajuk "Sragen Young Entrepreneur Summit (YES) 2019". 

Program Sragen YES 2019 mengambil tema "Arah Baru Ekonomi Indonesia". Puluhan stan yang menjual aneka makanan dan barang berjajar rapi di sekitar lokasi acara.

Baca Juga

Tak hanya dari Sragen, sejumlah stan berasal dari luar daerah seperti Yogyakarta. Acara tersebut juga mengundang pengusaha muda seperti Zee Zee Shahab dan Atta Halilintar.

"Alhamdulilah, saya ingin membawa satu nuansa baru di hari pertama kampanye terbuka. Bahwa yang kami hadirkan adalah festival optimisme anak muda menatap masa depan Indonesia. Indonesia menang, Indonesia adil makmur," kata Sandiaga kepada wartawan di sela-sela meninjau pameran. 

Menurutnya, kegiatan kampanye terbuka di Sragen tersebut menjadi awal yang baik. Sandiaga mengaku diberikan kesempatan memilih kota-kota besar di awal kampanye. Namun, dia justru memilih Kabupaten Sragen.

"Saya ingin mengirimkan pesan, yang jelas anak muda di seluruh pelosok negeri, termasuk Sragen memiliki potensi luar biasa untuk membuka lapangan pekerjaan, mereka hanya ingin kesempatan," terangnya. 

Menurutnya, Prabowo-Sandi akan memberikan kesempatan tersebut sehingga menciptakan lapangan kerja, memastikan harga bahan pokok untuk masyarakat, untuk Indonesia adil dan makmur. 

Dia menambahkan, pengembangan kewirausahaan menjadi semangat baru anak muda sebagai arah baru ekonomi Indonesia yaitu berdiri di atas kaki sendiri. Hal itu untuk memastikan Indonesia masuk lima besar dunia pada 2045.

Anak muda didorong tampil jadi pemain, bukan penonton. "Yang penting adalah setiap anak muda atau pemula diberikan pelatihan pendampingan, fasilitas pemasaran, kemudahan perizinan, kemampuan mengadminsitrasi keuangan, baru akses permodalan. Jika mengikuti ini insyaAllah permodalan bisa disediakan oleh mitra kita baik perbankan maupun bukan," ucapnya.

Acara Sragen YES 2019 tersebut digagas oleh KAHMIPreneur. Sragen menjadi kota ketiga setelah Surabaya dan Bandung. Ajang ‘Sragen YES 2019’ merupakan forum kaum milenial kreatif bertemu dengan para pengusaha muda sukses dari berbagai sektor bisnis tingkat menengah keatas serta nasional.

Selain itu, sebagai sarana untuk berbagi akses teknologi, pembiayaan dan pemasaran. Melalui YES 2019, peserta diharapkan mendapatkan akses terkini seputar pemasaran dan permodalan dari stakeholder yang terlibat.

Founder KAHMIPremeur, Kamrussmad, mengatakan, ajang YES di tahun ini digelar di delapan kota di Indonesia. Tujuannya agar virus semangat entrepreneur dapat meluas secara merata sekaligus membuka peluang terhadap penciptaan entrepreneur muda yang lebih banyak.

"Di kota ketiga di Sragen ini, kami memiliki konsep berbeda dengan kota sebelumnya, dimana disini kita kemas dengan konsep festival, dengan memberi ruang bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produknya, sehingga dapat dikenal lebih luas," paparnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA