Saturday, 17 Zulqaidah 1440 / 20 July 2019

Saturday, 17 Zulqaidah 1440 / 20 July 2019

Fadli Zon Jelaskan Pemanggilan Bawaslu Soal Munajat 212

Selasa 19 Mar 2019 14:36 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Ratna Puspita

Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Foto: Republika/ Wihdan
Fadli Zon mengatakan tidak ada masalah terkait kehadirannya pada acara Munajat 212.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengaku telah memberikan keterangan pada Bawaslu DKI Jakarta terkait kehadirannya dalam acara Munajat 212. Fadli mengatakan, ia telah memberikan klarifikasi dan tidak ada masalah terkait kehadirannya itu. 

"Tidak ada masalah ya, kemarin saya diundang oleh Bawaslu untuk klarifikasi saja kehadiran di Munajat 212, saya hadir sebagai Wakil Ketua DPR (di acara 212," kata Fadli Zon di Kompleks DPR RI, Jakarta, Selasa (19/3).

Baca Juga

Fadli dipanggil Bawaslu DKI lantaran ada dugaan kampanye mendukung paslon 02 Prabowo-Sandi dalam acara Munajat 212 yang digelar pada 21 Februari 2019 lalu. Fadli pun membantah ada unsur kampanye dalam acara itu lantaran ia hadir sebagai wakil ketua DPR RI. 

"Ya sudah tidak ada yang lain lain dan tidak ada kampanye juga, hanya klarifikasi saja saya hadir karena tanggungjawab saja," kata Fadli. 

Selain Fadli, Neno Warisman juga dipanggil Bawaslu DKI Jakarta untuk klarifikasi perkara yang sama. Namun, Neno tidak datang dalam pemanggilan yang dijadwalkan oleh Bawaslu. 

Fadli pun mengaku tidak tahu dengan pemanggilan lain selain dirinya. Ia mengaku tidak mengetahui sebab Neno Warisman tak hadir dalam pemanggilan Bawaslu. 

"Tidak tahu, ya, mungkin klarifikasi aja mungkin ada kesibukan waktu itu, saya juga dipanggil atau diundang pas saya lagi di luar negeri, tiga kali undangan tiga kalinya berdekatan saya di luar, begitu saya pulang saya hadiri," kata Fadli. 

Acara Munajat 212 yang digelar 21 Februari 2019 lalu diprotes sejumlah pihak lantaran diduga mengandung kampanye untuk Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tim Kemenangan Daerah (TKD) Joko Widido-KH Ma'ruf Amin di DKI Jakarta pun melaporkan perkara itu ke Bawaslu, dan ditindaklanjuti dengan pemanggilan sejumlah pihak terkait, seperti Fadli Zon, Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan Neno Warisman. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA