Monday, 19 Zulqaidah 1440 / 22 July 2019

Monday, 19 Zulqaidah 1440 / 22 July 2019

KPU akan Pertahankan Komite Damai untuk Debat Capres

Senin 18 Mar 2019 01:13 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Bayu Hermawan

Cawapres nomor urut 01 K.H. Ma'ruf Amin (kiri) dan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (kanan) mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad (17/3/2019).

Cawapres nomor urut 01 K.H. Ma'ruf Amin (kiri) dan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (kanan) mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad (17/3/2019).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
KPU menilai komite itu sangat baik sehingga membuat debat cawapres berjalan kondusif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mempertahankan keberadaan Komite Damai untuk pelaksanaan debat pilpres selanjutnya. KPU menilai kinerja komite tersebut sangat baik sehingga membuat debat cawapres berlangsung kondusif.

Baca Juga

Komisioner KPU, Ilham Saputra, mengakui keberadaan Komite Damai berdampak positif terhadap jalannya debat cawapres. "Tentu akan kami pertahankan. Artinya kan ini (Komite Damai) berjalan efektif sehingga tidak ada konflik atau fiksi di antara pendukung dua kandidat sebagaimana sebelumnya," ujar Ilham kepada wartawan usai debat cawapres di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Ahad (17/3).

Menurut Ilham, jalannya debat cawapres ini sudah lebih baik daripada dua debat sebelumnya. Hingga debat usai pun, kata dia, tidak ada protes dari pihak dua kandidat cawapres.  Sehingga, secara garis besar KPU menyimpulkan bahwa ada dua hal yang positif dalam debat cawapres. Pertama, soal Komite Damai yang mampu mengatasi konflik.

Kedua, soal pengurangan jumlah pendukung masing-masing kandidat yang berdampak pada ketenangan di dalam arena debat. Dengan demikian, Ilham menilai format yang baik dari debat cawapres kali ini perlu dipertahankan untuk dua debat selanjutnya. "Saya kira sama ya dengan saat ini. Anda bisa lihat tadi waktunya efektif, orang tak ramai, kandidat tidak terburu-buru dalam menyampaikan visi, misinya. Sehingga semuanya bisa dimengerti oleh masyarakat. Ini tentu bisa menjadi pelajaran yang baik untuk debat selanjutnya," ujarnya.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno telah menunjuk perwakilannya untuk menjadi Komite Damai debat calon wakil presiden (cawapres). TKN dan BPN masing-masing menunjuk dua orang perwakilan.

TKN Jokowi-Ma'ruf Amin menunjuk Direktur Program Aria Bima dan Gugus Tugas Khusus Rizal Malarangeng untuk menjadi anggota Komite Damai. Adapun BPN Prabowo-Sandiaga Uno menunjuk Putra Jaya Husein dan

Imelda Sari masuk ke dalam komite tersebut.

Sementara itu, Perwakilan Komite Damai dari KPU adalah Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan dari Bawaslu adalah Anggota Bawaslu Mochamad Afifuddin. Dengan demikian, total anggota Komite Damai adalah enam orang.

Sebagaimana diketahui, debat cawapres merupakan debat ketiga dalam rangkaian debat pilpres Pemilu 2019. Debat cawapres dilaksanakan di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Ahad malam.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA