Thursday, 23 Zulhijjah 1441 / 13 August 2020

Thursday, 23 Zulhijjah 1441 / 13 August 2020

Demokrat Belum Atur Jadwal Pertemuan dengan PKS

Kamis 28 Nov 2019 05:39 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Esthi Maharani

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan menyebut belum ada agenda pertemuan dengan PKS. Foto Hinca Panjaitan (ilustrasi).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan menyebut belum ada agenda pertemuan dengan PKS. Foto Hinca Panjaitan (ilustrasi).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Partai Demokrat saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menggelar kongres

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) direncanakan akan melakukan pertemuan dengan partai-partai yang berada di luar pemerintahan. Namun, Partai Demokrat mengaku belum menentukan jadwal pertemuan tersebut.

"Belum, belum ada jadwalnya. Nanti ada dikasih tahu kalau ada jadwalnya," ujar Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/11).

Ia menjelaskan, Partai Demokrat saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menggelar kongres pada 2020. Selain itu, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga masih disibukkan oleh beberapa acara.

"Kami kongres tahun depan, (SBY) Banyak kesibukannya," ujar Hinca.

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) terkait rencana pertemuan mereka. Namun menurutnya pertemuan tak akan terjadi dalam waktu dekat.

Menurut Sohibul yang membuka komunikasi dengan Demokrat awalnya adalah PKS muda dengan generasi muda di Demokrat. Namun dirinya mengaku ia juga sudah berkomunikasi dengan Wakil Ketua Demokrat Syarief Hasan.

"Pak SBY bersedia tapi timing-nya belum sekarang, beliau katakan mungkin di pertengahan Desember atau Januari itu jawabannya,” ujar Sohibul.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA