Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

Erick Thohir: Milenial akan Pilih Jokowi Menuju Industri 4.0

Kamis 21 Feb 2019 12:26 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Andri Saubani

Pelatihan Saksi Nasional. Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin Erick Thohir bersama tamu undangan hadir pada pembukaan pelatihan dan pembekalan saksi nasional Kawal Kemenangan 70% di Jakarta, Rabu (20/2).

Pelatihan Saksi Nasional. Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin Erick Thohir bersama tamu undangan hadir pada pembukaan pelatihan dan pembekalan saksi nasional Kawal Kemenangan 70% di Jakarta, Rabu (20/2).

Foto: Republika/Prayogi
Kalangan milenial akan menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir optimis kaum milenial akan memberikan pilihan kepada calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan, kalangan milenial akan menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia di industri 4.0 diyakini akan menetapkan pilihannya

"Seperti yang diungkapkan Pak Jokowi saat debat (putaran kedua), bahwa selama ini pemerintahan Jokowi sudah mendorong berkembangnya industri berbasis digital sehingga lahir empat unicorn," kata Erick Thohir dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (21/2).

Erick mengatakan, selama 4,5 tahun pemerintahan Jokowi mampu membangun iklim kondusif bagi berkembangnya ide kreatif dan inovasi kalangan muda dalam mengembangkan usaha dan ekonomi kreatif di dunia digital. Dia mengatakan, hal ini juga disebabkan visi dan misi Jokowi yang jelas untuk lima tahun ke depan, jika dipercaya memimpin kembali Indonesia.

Erick mengatakan, dari tujuh unicorn di Asia Tenggara empat di antaranya berasal dari Indonesia. Dia melanjutkan, ini sekaligus membuktikan kepedulian Jokowi terhadap kalangan milenial agar ikut berperan dan berinovasi menuju industri 4.0.

 

Erick mengungkapkan, sejauh ini pemerintah sudah mengakomodir kalangan milenial untuk berperan aktif dalam membangun ekonomi kreatif. Salah satunya, dia melanjutkan, melalui peraturan yang tercantum dalam Perpres Nomor 66 Tahun 2017, mengenai Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan.

 

Dukungan infrastruktur juga sudah diberikan seiring dengan upaya memacu pembangunan sumber daya manusia agar terus bermunculan individu atau komunitas yang berpotensi membangun Indonesia di sektor ekonomi kreatif. Dalam 4,5 tahun terakhir, pertumbuhan sektor ekonomi kreatif terus meningkat. Termasuk di tahun ini yang mencapai 5,76 persen dan berkontribusi besar bagi perekonomian nasional.

 

”Oleh sebab itu, jika mendengar janji Pak Jokowi bahwa akan menyiapkan program 1.000 start up baru yang akan berhubungan dengan inkubator-inkubator global agar memiliki akses dan inovasi untuk bisa dikembangkan di negara- negara lain, maka menurut saya, hal itu sudah cukup bagi kalangan milenial untuk menetapkan Pak Jokowi sebagai pilihan mereka,” tegas Erick.

 

Erick menambahkan, untuk mendukung berkembangnya rintisan kalangan milenial dalam berkiprah di ekonomi kreatif, pemerintah sudah menyiapkan infrastruktur. Mulai dari Palapa Ring di Indonesia bagian Barat dan Tengah yang telah selesai 100 persen, lalu Indonesia bagian Timur akan tuntas 100 persen pada Juni mendatang, dan jaringan 4G yang saat ini sudah 74 persen meliputi seluruh Indonesia. Diyakini pada akhir tahun 2019 seluruh kabupaten dan kota di semua provinsi di Tanah Air akan tersambung jaringan 4G.

Sebelumnya, bahasan terkait unicorn menjadi perbincangan dalam debat kedua pilpres, Ahad (21/2). Unicorn adalah sebutan bagi perusahaan rintisan (start up) digital milik swasta yang nilai kapitalisasinya lebih dari 1 miliar dolar AS.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA