Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Raja Galesong Anugerahi Ma'ruf Amin Gelar Karaeng Manaba

Rabu 20 Feb 2019 18:03 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Andi Nur Aminah

Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin

Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Ma'ruf mengaku gelar tersebut memberikan motivasi, dorongan juga semangat untuknya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden (cawapres) Ma'ruf Amin menerima gelar adat, Karaeng Manaba dari Kerajaan Galesong, Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu (20/2) sore. Karaeng Manaba bermakna pemimpin yang bijaksana. "Ini merupakan penghargaan diberi gelar Karaeng Manaba," kata Ma'ruf Amin usai prosesi penyematan gelar di Balla Lompoa Kerajaan Galesong, Takalar.

Baca Juga

Ma'ruf berterima kasih kepada pemangku adat Kerajaan Galesong, H Mallarangan Abdullah Karaeng Gassing. Gelar tersebut, Ma'ruf mengungkapkan, sekaligus menjadi tanggung jawab sebagai keluarga besar karaeng yang harus memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.

Ma'ruf mengaku gelar tersebut memberikan motivasi, dorongan dan juga semangat untuknya, mudah-mudahan jadi pemimpin yang bijaksana. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini berharap dapat menjadi pemimpin yang membawa kemajuan, kesejahteraan dan keamanan kepada seluruh rakyat Indonesia nanti.

Ketua Lembaga Adat Karaeng Galengsong, M Roem mengatakan, sosok Ma'ruf Amin sangat pas dengan gelar Karaeng Manaba. Dia mengatakan, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu merupakan orang yang bijak, memiliki pengalaman bukan hanya di bidang agama tapi di pemerintahan.

Roem melanjutkan, Karaeng Galesong melihat Ma'ruf banyak menguasai berbagai bidang keilmuan. Karena itu, dia meneruskan, kerajaan yakin Indonesia akan semakin baik jika dipegang oleh Kiai Ma'ruf.

"Ke depan Insya Allah bilamana beliau yang terpiliih akan kembali membangun memimpin bangsa ini ke arah yang lebih baik lagi. Itulah makna Karaeng Manaba ini," kata Roem.

Pada kesempatan ini, Kiai Ma'ruf juga sempat menyapa rakyat Takalar dari atas bangunan adat, Balla Lompoa Kerajaan Galesong. Selain menyapa, Kiai Ma'ruf juga menyampaikan pidato kebangsaannya kepada warga. Ribuan warga tampak antusias melihat prosesi pemberian gelar dan sosok Mustasyar (PBNU) itu.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA